Blitar||ISBCenter.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sidodadi menggelar rangkaian acara bersih desa yang diisi dengan ruwatan dan doa bersama lintas agama. Kegiatan khidmat ini berlangsung di halaman Kantor Desa Sidodadi pada Kamis (2/7/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Sidodadi, jajaran Muspida, Muspika, kader PKK, lembaga desa (BPD dan LPMD), kader Posyandu, ketua RT/RW se-Desa Sidodadi, gapoktan, UMKM, serta seluruh lapisan masyarakat setempat.
Kepala Desa Sidodadi, Narno mengatakan ritual bersih desa dan ruwatan ini merupakan simbol tolak bala guna menjauhkan marabahaya dan bencana dari Desa Sidodadi.
“Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para leluhur yang telah babat alas (membuka) Desa Sidodadi, sekaligus memupuk rasa aman, sejahtera, makmur, serta ayem tentrem bagi seluruh warga,” kata Narno, Sabtu (4/7/2026).
Lebih lanjut, Narno menjelaskan setelah acara ruwatan dilanjutkan dengan kenduri bersama, di mana hidangan yang disajikan merupakan hasil sedekah dari para petani, pengusaha, dan warga Desa Sidodadi. Suasana religius semakin kental saat prosesi ruwatan ala santri dimulai.
“Prosesi ini dipimpin oleh Kyai Abdul Qohar bersama para santri, yang mengumandangkan ayat-ayat suci Al-Qur’an bersama pemuda-pemudi masjid setempat,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian acara, digelar doa bersama lintas agama yang dipimpin langsung oleh masing-masing pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu. Tradisi ini menjadi potret nyata indahnya toleransi dan kebersamaan di Desa Sidodadi..(Ema)










