Blitar||ISBCenter.com – Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Pemerintah kabupaten Blitar telah melaksanakan pembangunan Rehabilitasi Jalan Slorok-Karangrejo (Ruas 116) Tahun Anggaran 2024 yang telah dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Blitar, pada hari Selasa (10/9/2024) yang telah diresmikan oleh Bupati Blitar Hj Rini Syarifah bertempat di Dsn Menjangan Kalung Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar.
Jalan yang sebelumnya di rehabilitasi terkenal dengan sebutan Jeglongan Sewu (lubang seribu) oleh masyarakat, karena pada musim hujan jalan sulit dilalui, banyak lubang lubang dan bebatuan yang sangat terjal.
Sehingga masyarakat sangat kesulitan, jalur ekonomi sangat sulit sehingga masyarakat ketika menjual hasil panen juga terkendala, apalagi ketika ada masyarakat yang membutuhkan kebutuhan urgen seperti ibu melahirkan dan orang yang sakit.
Pembangunan Rehabilitasi Jalan Slorok-Karangrejo masuk menjadi skala prioritas pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Blitar di tahun 2024 ini.
Mengingat, mobilitas warga setempat makin tinggi utamanya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat hal ini disampaikan Kepala desa Slorok Kecamatan Garum kabupaten Blitar Bambang Siswaya.
“Alhamdulillah hari ini dalam rangka peresmian jalan ruas Slorok-Karangrejo berjalan lancar dan dihadiri oleh ibu bupati secara langsung,” kata Bambang pada awak media usai kegiatan peresmian jalan Slorok-Karangrejo.
Menurut Bambang Siswaya dengan dibangunnya jalan Slorok-Karangrejo sangat membantu masyarakat terutama dalam kegiatan ekonomi memperlancar arus lalu lintas.
Selaras dengan program Desa ketahanan pangan berjalan.
Kades Slorok mewakili masyarakat juga mengucapkan terima kasih dan bangga kepada Bupati Blitar yang telah memberikan support yang luar biasa ke Dusun Menjangan Kalung Desa Slorok.
Sehingga saat ini jalan sudah dibangun cor beton berjalan dengan lancar, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan dan juga bisa merawat dengan baik.
“Kedepannya nanti apabila Bupati Rini Syarifah terpilih kembali, bisa melanjutkan perbaikan jalan yang belum terbangun karena ini masih ada untuk dusun Menjangan Kalung ada sekitar 800 meter dan kalau ditembuskan ke Desa Karangrejo kurang lebih 1,5 kilo meter,”pungkasnya. (Ema)










