Lebong||ISBCenter.com – Hari Jum’at (03/06/2022) Pemerintah Desa (Pemdes) Desa Sungai Lisai Kecamatan Pinang Belapis Kabupaten Lebong, menyalurkan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) kepada 35 KPM (Keluarga Penerima Manfa’at), setiap Masing-masing KPM perbulanya di bayar Rp 300.000, Sehingga mereka menerima tiga bulan sekaligus sebesar Rp 900.000 (Sembilan Ratus Ribu) Rupiah.

Dalam Sambutannya Kepala Desa Sungai Lisai ” Hajron Hadi” mengatakan, Dalam kesempatan ini kami selaku pemerintah desa yang langsung membagikan kepada 35 KPM sebanyak tiga bulan pertama di tahun 2022, yakni bulan, Januari, Februari dan Maret sekaligus, jadi masing-masing KPM menerima sebesar Rp. 900.000,- (sembilan ratus ribu) rupiah, dan insyaAllah dalam waktu dekat akan kita salurkan BLT DD selanjutnya.
“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Pemerintah Desa Sungai Lisai telah membagikan BLT DD tahun 2022 tiga bulan sekaligus, yaitu bulan Januari, Februari dan bulan Maret. setiap KPM menerima sebesar Rp. 900.000 ( Sembilan ratus ribu) rupiah, dan apabila administrasi telah selesai maka kami akan kembali membagikan yang tahap selanjutnya,” ujar Kepala Desa Sungai Lisai Hajron Hadi.
Lanjut Hajron Hadi selaku Kepala Desa menyampaikan untuk ke 35 KPM, kami menghimbau agar uang yang diterima digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat guna memenuhi kebutuhan keluarga. Lebih dari itu, Kami juga menghimbau agar kiranya para KPM bisa menggunakan uang tersebut alangkah sangat baiknya di gunakan sebagai modal usaha rumah tangga, Tujuannya agar uang yang diterima tidak habis begitu saja dan bisa berkembang untuk mendongkrak ekonomi. Menurutnya, banyak usaha yang bisa dilakukan dengan modal yang kecil, seperti jualan makanan, jualan es cendol, jualan sayuran, dan lain sebagainya.
“Saya selakau Kades menghimbau kepada ke 35 KPM agar dapat mempergunakan uang BLT DD ini dengan sebaik-baiknya, untuk membantu ekonomi keluarga agar tujuan BLT DD betul-betul sesuai harapan pemerintah,” Lanjut Hajron Hadi.
Lebih lanjut Hajron Hadi menyampaikan harapan kepada 35 KPM agar dengan uang BLT DD ini bisa untuk dijadikan modal usaha kecil-kecilan untuk mendongkrak ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
“Harapan kita uang yang dibantu oleh pemerintah ini bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini saja, tapi bisa dikembangkan untuk modal usaha dengan harapan bisa memperbaiki ekonomi sehingga bisa mandiri sebab suatu saat kita tidak lagi bergantung dengan bantuan pemerintah, pungkas Hajron Hadi..(**Jumli)










