Bengkulu Selatan || ISBCenter.com- Senin, 22 Agustus 2022 Bertempat di Pematang Gambir Kecamatan Air Nipis, Sekretaris Daerah Sukarni, SP., M.Si, didampingi Asiten II Perekonomian dan Pembangunan, Diah Winarsih, S.H menghadiri Seremonial Penanaman Perdana Demplot Budidaya Pertanian Padi Organik Berbasis Total Organik Berbasis MA-11.
Kegiatan yang dihadiri oleh Anggota Komisi Xl DPR RI, Susi Marleny Bachsin, SE., M.Si, Kepala Bank Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Joni Marsius, Ketua Yayasan Anugerah Nusa Bangsa sekaligus pemilik hak paten MA-11, Dr.Ir.H Nugroho Widiasmadi Dipi. WRD., M.Eng, Kepala Dinas Pertanian BS, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Camat Air Nipis serta kelompok tani yang ada di Pematang Gambir ini adalah bagian dari Gerakan Nasional yang dicanangkan dalam upaya pengendalian inflasi pangan yang dilaksanakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Bengkulu.
Disampaikan Joni Marsius , Kepala Bank Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu bahwa dampak dari pandemic telah mengakibatkan inflasi yang bersar di beberapa bagian dunia, termasuk Indonesia. Oleh sebab itu pengamanan sektor pangan adalah hal yang sangat penting untuk dilaksanakan.
“Hari ini selain dari kegiatan pertanian, kita datang sebagi bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah melalui program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), salah satu unsur dalam pengendalian inflasi itu adalah ketersediaan pangan. Dan melalui program Sosial Bank Indonesia ini, kita berharap dapat mendorong produktivitas pertanian khususnya padi” ungkap Joni Marsius.
Sama halnya dengan yang disampaikan Susi Marleny Bachsin, SE, beliau selaku Anggota Komisi Xl DPR RI dengan rujukan tugas di bidang keuangan dan perbankan menyampaikan rasa terima kasih kepada Bank Indonesia melalui program sosial Bank Indonesia demi mencapai kemakmuran masyarakat, khususnya di Bengkulu Selatan.
Sekretaris Daerah Sukarni juga mengapresiasi dan menyampaikan terima kasihnya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Bengkulu Selatan atas terselenggaranya program ini. Melalui program ini Sekda berharap dapat meningkatkan produksi pangan sehingga pengendalian inflasi terutama di sektor pangan akan dapat dilaksanakan. (**Renald Ayubi)










