Lahat||ISBCenter.com – Pemerintah Kabupaten Lahat melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan tema Kebijakan Pemantapan Menuju Pembangunan Yang Berkualitas dan Iklusif Tahun 2025 -2026, Selasa ( 04/2/2025 ).
Acara terebut dihadiri oleh unsur forkopimda, anggota dewan, Ketua Pj. TPPKK Lahat, perwakilan desa, pelajar, organisasi, kepemudaan.

Penjabat Bupati Lahat Imam Pasli menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud transparansi perencanaan pembangunan dan sekaligus memenuhi asas partisipatif dalam bentuk saran dan masukan.
“Maksud dan tuhuan kegiatan ini untuk menyepakati rancangan Dokumen RPJPD meliputi Visi, Misi, Arah Kebijakan Pembangunan dan Indikator Utama Pembangunan serta rancangan Dokumen RKPD, Dan yang lebih utamanya adalah penyepakatan terhadap tujuan, sasaran rencana pembangunan, strategi, arah kebijakan, dan program prioritas, serta kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah yang dituangkan dalam indikator kinerja utama masing-masing Perangkat Daerah,”jelasnya
Lebih lanjut ia mengatakan, dokumen rencana pembangunan disusun berdasarkan telaah kritis terhadap isu strategis yang dihadapi daerah, dan dituangkan pada dokumen perencanaan di Kabupaten Lahat. Pada dokumen rancangan RPJPD Kabupaten Lahat Tahun 2025 yakni percepatan pembangunan ekonomi yang Inklusif dan berkelanjutan, percepatan peningkatan kualitas SDM yang berkarakter, sehat, cerdas dan Inklusif.

Peningkatan tata kelola pemerintahan yang Baik, kolaboratif dan inovatif. Selain itu, peningkatan kualitas lingkungan hidup berkualitas dan urgensi mitigasi bencana. Selain itu, produktivitas berbasis sektor unggulan, pemerataan pembangunan Infrastruktur di seluruh wilayah yang berkelanjutan. Daya saing sumber daya manusia, daya saing ekonomi yang berkelanjutan, penanggulangan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan.
Kabupaten Lahat masih memfokuskan pada upaya peningkatan kapasitas dan produktivitas Sumber daya Manusia untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraaan. Mulai dari kesiapan pelayanan dasar yang dapat diakses oleh seluruh unsur masyarakat, kondisi infrastruktur yang mendukung percepatan pembangunan dengan senantiasa memperhatikan daya dukung serta daya tampung lingkungan.
“Saya berharap pelaksanaan Musrenbang ini, dapat menjadi media bagi terciptanya komitmen bersama seluruh stakeholder pembangunan, dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program kegiatan kedepan,”tutupnya .(*BM )










