Pemprov Bengkulu akan Sidak Pasar Pantau Sembako Jelang Lebaran

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Foritha Ramadhani Wati

Bengkulu||ISBCenter.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu bersama Satgas Pangan Provinsi Bengkulu dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Bengkulu, hari ini, Jumat (5/4) berencana melakukan sidak ke pasar lokal di Kota Bengkulu untuk memantau ketersediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok (Sembako) lainnya jelang lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah.

Disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Foritha Ramadhani Wati sidak yang direncanakan juga dihadir Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah itu juga untuk mengecek stabilisasi harga mengingat dari tren tahun-tahun sebelumnya menjelang lebaran lonjakan harga terus terjadi.

“Kita akan melakukan Sidak ke pasar bersama Bapak Gubernur dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta Satgas Pangan dan beberapa OPD terkait, dalam rangka mengecek kestabilan harga dan stok barang menjelang hari raya Idul Fitri,” jelas Foritha kepada RRI, Kamis (4/4).

Selama ini disampaikan Foritha, untuk upaya stabilitas harga di tingkat masyarakat khususnya beras dan kebutuhan pokok lainnya, pemerintah daerah dan lembaga lainnya juga melakukan bazar murah di beberapa titik lokasi, sehingga harga bahan pokok lebih stabil.

“Kita melakukan pasar murah di seluruh kabupaten kota dan beberapa titik di kota bekerjasama dengan lembaga-lembaga, termasuk juga dari unsur masyarakat seperti Tim Penggerak PKK dan beberapa ormas (organisasi kemasyarakatan) lainnya. Ini agar lonjakan harga bahan pokok bisa ditekan,” ujarnya.

Pasar murah dan operasi pasar itu, menurutnya juga sebagai langkah untuk menekan praktek spekulan atau penimbunan barang yang dilakukan oknum.

“Ini yang akan terus dipantau sampai menjelang lebaran nanti, untuk ketersediaan bahan pangan kita seperti apa, juga untuk menjamin persediaan bahan pokok itu cukup. Ya sebagai contoh misalnya posisi per 22 Maret 2024 untuk ketahanan pangan sebulan kedepan kita punya stok beras sampai 11.500.000 kilogram dan itu kita hitung Insyallah mencukupi,” katanya. (*Rozi )

Pos terkait