Bengkulu||ISBCennter.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mengajukan usul rincian formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk penerimaan tahun 2024, baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Rincian formasi tersebut terdiri dari 200 PNS dengan masing-masing alokasi Tenaga Kesehatan 60 formasi dan 140 Tenaga Teknis.
Sementara untuk PPPK sebanyak 300 formasi, dengan masing-masing alokasi Tenaga Guru 100 formasi, Tenaga Kesehatan 100 formasi dan Tenaga Teknis 100 formasi.
Sehingga secara keseluruhan jumlah usulan Calon Apratur Sipil Negara (CASN) tahun 2024 di Pemerintah Provinsi Bengkulu sebanyak 500 formasi.
Dalam surat pernyataan tanggung jawab mutlak usul rincian formasi ASN Pemerintah Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2024, tertanggal 6 Mei 2024 tersebut juga menyebutkan rincian jumlah, jenis jabatan, kualifikasi dan penempatan kebutuhan ASN tahun anggaran 2024 dari pelamar umum.
Menanggapi rencana penerimaan CASN Pemerintah Provinsi Bengkulu itu, Sekda Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri menyampaikan dengan dibukanya peluang penerimaan CASN kembali di tahun ini, diharapkan dapat dimaksimalkan para pencari kerja tidak hanya di Bengkulu, namun juga secara nasional khususnya yang memenuhi kualifikasi sesuai fomasi yang dibuka.
“Silahkan berkompetisi, karena sekarang kan nggak bisa diintervensi lagi. Silahkan seluruh masyarakat Indonesia berkompetisi, kalau sekarang kan terbuka tidak hanya masyarakat Bengkulu. Bersaing dengan baik mengadu nasib,” ujarnya, Minggu (2/6).
Seiring dengan rencana penerimaan pada Juni 2024 ini, sebagaimana disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas pada awal Mei 2024 lalu melalui situs resmi, Sekda Isnan Fajri juga berharap masyarakat tidak terbujuk dengan calo atau pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang mengaku bisa meloloskan menjadi ASN.
“Makanya kita sosialisasikan kepada masyarakat luas, sekarang ini nggak ada lagi celah dan jalur bisa untuk koneksi-koneksi dan kongkalikong. Jadi itu pure murni hasil karya dan kerja pemikiran dari masing-masing peserta,” tegasnya. (*Rozi)










