Pengamat Politik Universitas Bengkulu Azhar Marwan Pernyataan Anggota DPRD Bengkulu Dempo Xler Dinilai Provokatif.

Pengamat Politik Universitas Bengkulu "Azhar Marwan"

Bengkulu||ISBCenter.com – Pernyataan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler menyatakan bahwa koalisi Kapal Nabi Nuh adalah untuk menyelamatkan provinsi Bengkulu dari kehancuran.

“Jadi, PAN dan Demokrat ini sudah seperti keluarga. Ikatan emosionalnya sangat erat sekali. Selain itu, kami juga memiliki visi perjuangan yang sama untuk membangun Provinsi Bengkulu. Koalisi ini seperti upaya membangun “Perahu Nabi Nuh” yang dibuat dengan kokoh dan kuat dengan tujuan untuk menyelamatkan bengkulu dari kehancuran,” tegas Dempo.

Bacaan Lainnya

Pengamat Politik dari Universitas Bengkulu Azhar Marwan angkat bicara terkait pernyataan yang dinilai tendensius dari kader PAN tersebut.

“Janganlah membuat statement yang provokatif, nanti bisa menimbulkan reaksi yang kontradiktif. Orang akan bertanya apakah iya perahu ini identik dengan perahu Nabi Nuh…? Kalaupun kekuatan perahunya mirip, tapi apakah nakhoda dan penumpangnya mirip….?.” Tegas Azhar Marwan

Kemudian, tambah Azhar Marwan, statemen ini ditujukan kepada siapa….? Kalau kepada mantan kepala daerah yang pernah tersandung kasus.

“Statement ini menambah musuh politik. Pasti para mantan Gubernur dan loyalisnya akan tersinggung berat. Padahal dalam politik kita harusnya merangkul bukannya memukul.” tambah Azhar Marwan

Lebih jauh Azhar Menambahkan, Apalagi masyarakat dalam menilai seorang figur itu melihat latar belakangnya, jejak rekamnya dan siapa orang disekitarnya. Saya agak yakin pernyataan seperti ini bukannya menguntungkan orang yang didukungnya, tapi justru merugikan figur yang didukungnya, sebab bahasa seperti ini sensitivnesnya tinggi, mengundang reaksi negatif terutama para tokoh daerah yang pernah berjasa membangun Bengkulu ini. Efeknya nanti akan menguatkan semangat kedaerahan masyarakat Bengkulu semakin kuat…(**Ccp)

Pos terkait