Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Semakin dekat pelaksanaan pilkada, ada fenomena menarik yang terjadi. Masyarakat dihadapkan pada situasi hiruk pikuk. Saling menguliti, saling menelanjangi sesama saudara menjadi lumrah. Beradu caci maki tanpa argumentasi menjadi hal biasa terutama lewat media sosial (medsos).

Intelektualitas serta nilai luhur insani mengalami korosi dan semakin dangkal. Akibatnya, banyak orang tidak tahu mana benar siapa pula yang salah. Kita juga tak jelas betul mana hoax mana fakta. Perdebatan yang terjadi hanya asyik sebagai tontonan, tetapi tidak dapat dijadikan sebagai tuntunan.
Para pengkritik bicara tanpa arah, cenderung asal bunyi (asbun). Kata nista dan fitnah menjadi sangat lumrah, karena petinggi lupakan dedikasi. Mereka tidak mengajarkan memperjuangkan kebenaran, sebaliknya hanya mengejar kemenngan dengan segala cara.
Demokrasi hanya dijadikan alat untuk merebut kekuasaan dengan mengesampingkan nilai budaya dan peradaban. Ngotot dan ingin menang sendiri tanpa dalil yang sahih sah saja dilakukan. Rakyat dihadapkan pada pilihan yang menjemukan.
Akibatnya soal remeh temeh menjadi perdebatan seru yang menghabiskan waktu dan energi. Memberikan pelajaran politik kesantunan dianggap tak penting.
Kondisi semakin parah karena belakangan, kelompok tertentu menyebarkan pembenaran yang belum tentu kebenaran. Gawat, kiamat makin dekat karena perang semakin brutal.
Rakyat tidak diberi ruang untuk menentukan pilihan. Yang ada hanya perang kebencian bahkan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.
Sudahlah, mari kita biasakan menyaksikan jeruk makan jeruk, maling teriak maling. Tapi ingat, sebagai rakyat, sesungguhnya kita adalah penentu utama dan pada saatnya pilihlah sesuai hati nurani, bukan pengaruh provokasi atau perang opini.
Bagaimana sikap pasangan calon bupati dan wakil bupati Bengkulu Selatan Nomor 1, H. Hartawan, SH.MH – H. Darmin, SE menyikapi situasi saat ini? Jawabannya jelas, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
“Masyarakat saat ini jauh lebih cerdas. Mereka paham betul mana calon pemimpin yang hanya tebar janji, mana pula yang sungguh-sungguh berjuang untuk masyarakat,” tegas Hartawan.
Mantan hakim ini menandaskan, situasi sudah berubah jauh, masyarakat tidak mempan dengan provokasi, intimidasi dan janji-janji.
“Masyarakat sudah bosan bahkan muak dengan janji yang ditebar. Mereka ingin perubahan nyata. Karena itulah kami tidak berjanji, tetapi hadir dengan solusi,” terangnya.
Atas dasar itu, Hartawan-Darmin optimis akan memenangi kompetisi Pillkada kali ini.
“Jika melihat antusiasme masyarakat saat ini kami semakin yakin akan menarik simpati masyarakat,” kata cawabup Darmin.
Oleh karena itu, Darmin mengajak dan menghimbau seluruh pendukung, sukarelawan, tim sukses agar bekerja keras memanfaatkan sisa waktu yang ada.
“Berusahalah dengan sekuat tenaga, tetapi tetap utamakan sikap sejuk dan santun,” harap Darmin.
Berikut adalah Visi dan Misi Paslon Nomor 1 Hartawan – Darmin (HD).
VISI : Membangun Masyarakat Bengkulu Selatan Religius Bermartabat, Maju Bersama dan Sejahtera, Didukung Pemerintahan yang Profesional.
Makna Visi Hartawan-Darmin adalah mendorong prilaku masyarakat lebih religius, dengan mengedepankan nilai-nilai luhur demi meningkatkan kesejahteraan untuk kemajuan bersama serta menciptakan pemerintahan professional yang bersih, bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Sementara MISI Paslon Nomor 1 Hartawan-Darmin (HD) adalah :
1. Memperkuat tata keleola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan transparan.
2. Meningkatkan Kualitas hidup manusia dan masyarakat
3. Meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan bermasyarakat.
4. Memperkuat kemandirian ekonomi dengan menggalakkan sector unggulan daerah.
5. Mewujudkan kondisi masyarakat yang aman, tenteram dan dinamis…(**RA/Jaya Fitra)
INGAT 9 DESEMBER 2020, JANGAN LUPA COBLOS NOMOR 1, SEBAB HD MEMANG PAS (PILIHAN ADIK SANAK).










