Kuansing||ISBCenter.com – Bank Riau Kepri Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Pekanbaru, Senin (8/6/2026).

Agenda strategis tersebut dihadiri jajaran kepala daerah dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau selaku pemegang saham. Tampak hadir Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, SF Hariyanto, serta Gubernur Kepri Ansar Ahmad.
Dalam forum itu, Bupati Suhardiman Amby menegaskan harapannya agar RUPS dan RUPSLB mampu melahirkan keputusan strategis untuk mendorong performa BRK Syariah. Tujuannya agar bank pembangunan daerah ini semakin kompetitif di tengah dinamika industri keuangan syariah.
Menurutnya, posisi BRK Syariah sangat krusial dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Sebagai bank milik pemerintah daerah, BRK Syariah dituntut tidak hanya unggul dalam layanan dan pembiayaan ke masyarakat, tetapi juga memberi kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah lewat kinerja yang sehat dan berkelanjutan.
“RUPS ini hendaknya mampu menghasilkan kebijakan dan langkah strategis yang berdampak positif bagi kemajuan BRK Syariah ke depan, sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pemerintah daerah sebagai pemegang saham,” ujar Suhardiman.
Sementara itu, Cen Sui Lan menyoroti urgensi BRK Syariah di tengah kondisi fiskal daerah yang penuh tantangan. Ia menyebut BRK Syariah harus tampil sebagai jawaban atas kebutuhan layanan keuangan masyarakat sekaligus memberi nilai tambah bagi daerah pemegang saham.
“Di tengah kondisi keuangan pemerintah daerah yang cukup menantang, BRK Syariah diharapkan dapat menjadi solusi yang tepat, baik bagi pemegang saham maupun masyarakat yang membutuhkan layanan jasa keuangan,” kata Cen Sui Lan.
RUPS Tahunan dan RUPSLB kali ini menjadi forum penting bagi seluruh pemegang saham. Agenda utamanya adalah mengevaluasi capaian kinerja, menetapkan arah kebijakan, serta menyusun strategi pengembangan BRK Syariah agar semakin berdaya saing dan mampu menopang pertumbuhan ekonomi Riau dan Kepulauan Riau..(*adv/yh)










