Pj Bupati Lahat Hadiri Rakor High Level Meeting dan Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Pj Bupati Lahat Hadiri Rakor High Level Meeting dan Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Lahat||ISBCenter.com – Pj. Bupati Lahat, Muhammad Farid S.STP M.Si menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting (HLM) dan Capacity building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Se- Sumatera Selatan pada hari Rabu (20/03).

Rakor yang digelar di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang tersebut dihadiri oleh Pj Gubernur Sumsel, A. Fatoni, Sekda Prov. Sumsel, Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Plt. Kepala Bagian Perencanaan dan Perundang-Undangan Inspektorat Jenderal Kemendagri RI, serta para Bupati/Walikota Se-Sumsel. Dikatakan Pj. Gubernur Sumsel, inflasi di Prov. Sumatera Selatan relatif terkendali dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan saat ini berada diatas angka Nasional.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, tingkat inflasi Sumatera Selatan mengalami inflasi bulan Februari 2024 sebesar 0,01% (mtm) dibandingkan pada bulan sebelumnya Januari 2024 mengalami deflasi sebesar 0,08%, dan dengan inflasi tahunan menurun 3,15% secara year on year (yoy) dari inflasi bulan sebelumnya 3,35% (yoy). Tingkat inflasi tahunan ini masih di atas target capaian nasional tahun 2024 yaitu 2,5±1% dan di atas tingkat inflasi nasional di bulan Februari yang tercatat sebesar 2,75%”, ungkap A. Fatoni. Ia juga mengingatkan kepada seluruh TPID di 17 Kabupaten/Kota bahwa Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1445 H merupakan momen yang krusial yang dapat mempengaruhi inflasi dengan naiknya harga dari beberapa komoditas yang cenderung mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat.

“Maka dari itu beberapa komoditi yang mengalami kenaikan dan perlu mendapat perhatian seperti komoditi pangan antara lain: cabai merah, daging ayam ras, cabe rawit dan telur ayam”, jelasnya.

Berkaitan dengan Championship TP2DD Wilayah Sumatera Tahun 2024, A. Fatoni berharap dapat memaksimalkan pengisian Championship TP2DD tahun 2024 dengan sungguh-sungguh, sehingga kita dapat menunjukkan dampak positif upaya yang telah dilakukan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar daerah.(*BM )

Pos terkait