Bengkulu||ISBCenter.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Dedy Ermansyah membuka kegiatan sosialisasi membangun komitmen Fraud Control Plan Menuju ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan di lingkungan Badan Layanan Umum (BLU), Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) se Provinsi Bengkulu di ruang rapat lantai 7 Graha Bank Bengkulu Padang Jati.

Hal ini salah satu bentuk upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mendorong agar setiap BLUD dan BUMD yang dimiliki dapat berkomitmen untuk tidak korupsi dengan menerapkan sistem manajemen anti suap.
“Sistem ini sangat penting bagi suatu organisasi. Biasanya jika sistemnya baik maka hasilnya baik juga. Untuk itu hari ini pihak BPKP menyampaikan kiat-kiat membuat sistem yang bagus sehingga memperkecil peluang untuk orang-orang melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Plt Gubernur Dedy dalam sambutannya.
Menurutnya penerapan sistem ini terlihat gampang. Tapi sesunguhnya berat dalam pengaplikasiannya. Sehingga membutuhkan integritas dan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran BUMD dan BLUD untuk dapat melaksanakannya.
“Kita berharap semakin hari ada progres untuk mengarah ke arah yang lebih baik,” tegasnya..(**Es/mc)










