Plt Gubernur Bengkulu Rosjonsyah Terima Audiensi Dari Kajati dan Kaban Kesbangpol, Berikut Pembahasannya

Plt Gubernur Bengkulu Rosjonsyah Terima Audiensi Dari Kajati dan Kaban Kesbangpol

Bengkulu||ISBCenter.com – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah, menerima audiensi dari sejumlah pejabat penting, termasuk Aspidsus, Asisten Intelijen Kejati Bengkulu, tim Kejaksaan Tinggi Bengkulu, serta Kaban Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Jaduliwan. Pertemuan ini berlangsung pada Selasa sore (3/12/2024) di ruang kerja Plt Gubernur.

Turut hadir dalam audiensi tersebut adalah Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, yang mewakili Kesbangpol Provinsi Bengkulu. Audiensi ini menjadi momen penting untuk membahas rencana pelaksanaan Hari Antikorupsi Sedunia tingkat Provinsi Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut, agenda utama yang dibahas adalah rencana kegiatan memperingati Hari Antikorupsi Sedunia pada tingkat Provinsi Bengkulu. Acara ini direncanakan akan digelar pada 10 Desember 2024, bertempat di Gedung Balai Raya, dengan melibatkan jajaran Forkopimda Provinsi Bengkulu.

Dalam audiensi ini, Plt Gubernur Rosjonsyah menyampaikan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menyukseskan peringatan Hari Antikorupsi. Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas Kejaksaan, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

“Korupsi adalah musuh kita bersama, Kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen nyata dari seluruh elemen pemerintahan, aparat hukum dan masyarakat dalam memerangi korupsi,” ujar Rosjonsyah.

Plt Gubernur Rosjonsyah menambahkan dalam audiensi ini dengan harapan besar bahwa peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun ini dapat menjadi momentum perubahan bagi Provinsi Bengkulu, Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung gerakan antikorupsi.

“Semoga acara ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam membangun budaya antikorupsi di Bengkulu, Kita ingin Bengkulu menjadi provinsi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi,” tutur Rosjonsyah.

Selain itu, ia juga mengapresiasi inisiatif Kejaksaan Tinggi Bengkulu yang menggagas acara ini sebagai wujud nyata dukungan terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Provinsi Bengkulu.

Berdasarkan diskusi, acara puncak Hari Antikorupsi Sedunia tingkat Provinsi Bengkulu akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi non-pemerintah, dan elemen masyarakat lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kaban Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Jaduliwan, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Hari Antikorupsi Sedunia. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas daerah dan mencegah potensi konflik yang dapat timbul akibat isu-isu korupsi.

“Kami dari Kesbangpol siap mendukung penuh acara ini, baik dari sisi keamanan maupun upaya koordinasi lintas sektor, Pencegahan korupsi harus dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan semua pihak,” kata Jaduliwan. (*Rozi )

Pos terkait