Prediksi BMKG Kriteria MABIMS Terpenuhi, Lebaran Berpotensi Serentak

Prediksi BMKG Kriteria MABIMS Terpenuhi, Lebaran Berpotensi Serentak

Bengkulu||ISBCenter.com – Kapan, hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah masih menjadi tanda tanya oleh masyarakat di Indonesia. Sebagian tentu sudah memilih lebaran pada tanggal 10 April berdasarkan ketetapan PP Muhamdiyah.

Namun, sebagian lagi masih menantikan keputusan pemerintah. Seperti diketahui pemerintah baru akan menggelar sidang isbat penetapan awal bulan Sawal pada 9 April hari ini.

Lalu apa prediksi BMKG perihal bulan Sawal? Dilansir dari situs resminya, salah satu tugas BMKG yang merupakan institusi pemerintah adalah memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi benda benda astronomui, seperti bulan dan matahari.

BMKG memberikan data valid yang diperoleh secara terus menerus setiap hari. Data iru kemudian digunakan sebagai bahan rujukan pengambulan keputusan, termasuk oleh Kementerian Agama dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Di samping itu, tak hanya menentukan awal Ramadan atau awal Sawal, BMKG juga melaksanakan rukyat (observasi) hilal di 32 lokasi di Indonesia setiap bulan. Data-data hilal saat Matahari terbenam, juga dapat digunakan dalam pelaksanaan rukyatul hilal.

Preduksi hilal saat 9 April 2024 menurut BMKG:

Adapun wilayah Indonesia pada tanggal 9 April 2024, waktu Matahari terbenam paling awal adalah 17.38.35 WIT di Merauke, Papua. Sementara waktu matahari terbenam paling akhir adalah Sabang, Aceh pada pukul 18.46.48 WIB.

Tinggi hilal:

Ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 4,88 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 7,63 derajat di Sabang, Aceh.

Perihal Elongansi:

Elongansi adalah jarak sudut antara pusat piringan bulan dan pusat piringan matahari. Pada 9 April 2024, sudut elongansi berkisar antara 8,39 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 10,22 derajat di Sabang, Aceh.

Umur Bulan:

Umur bulan adalah selisih waktu terbenam Matahari dengan waktu terjadinya konjungsi. Adapun umur bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 14,30 jam di Merauke, Papu sampai dengan 17,43 jam di Sabang, Aceh.

Jika dilihat dari data-data tersebut, kriteria MABIMS (Malaysia, Brunai, Indonesia dan Singapura) tentang sarat penentuan bulan baru terpenuhi. Adapun MABIMS menentukan bulan baru twtownuhi juka mencapai 3 derajat dan sudut elongansi 6,4 derajat.

Tanggal ini sama dengan ketetapan pihak Muhammdiyah. Diketahui, berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 Hijriah, Hari Lebaran 2024 Muhammadiyah jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Sementara itu lewat pemberitaan sejumlah media, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki mengatakan bahwa hari lebaran 2024 pemerintah diprediksi jatuh pada Rabu, 10 April 2024. Namun, untuk keputusan pasti tetap menunggu hasil sidang Isbat yang akan dilaksanakan sore hari ini (9/4/24).

Sehingga semua pihak diminta bersabar. Karena, baik Muhammadiyah, pemerintah dan NU memiliki dasar-dasar tersendiri dalam penetapan 1 Sawal 1445 H.(*Rozi )

Pos terkait