Pria Asal Simalungun Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Teluk Kuantan

Pria Asal Simalungun Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Teluk Kuantan

Kuansing||ISBCenter.com – Seorang pria lanjut usia berinisial IE (62), warga Kabupaten Simalungun, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar sebuah hotel di Teluk Kuantan, Minggu pagi (10/5/2026).

Korban diketahui tengah berada di Teluk Kuantan bersama keluarganya untuk suatu keperluan.

Bacaan Lainnya

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian dada dan kepala kepada pihak keluarga.

Peristiwa itu terungkap sekitar pukul 08.15 WIB. Saat itu keluarga merasa curiga karena korban tidak memberikan respons meski pintu kamar telah diketuk berulang kali.

Karena tidak ada jawaban dari dalam kamar, pihak keluarga akhirnya memutuskan mendobrak pintu. Korban kemudian ditemukan sudah tergeletak di lantai kamar dalam kondisi tidak bernyawa.

“Karena curiga tidak ada jawaban, pihak keluarga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu kamar. Saat itulah korban ditemukan sudah tergeletak di lantai dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar salah seorang saksi di lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Kuantan Tengah bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kuansing langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Proses olah TKP dipimpin Pamapta II Polres Kuansing, Ipda Rio Sahat Manarsar, dengan melibatkan sejumlah personel gabungan dari Reskrim, Intelkam, Lantas hingga Sat Narkoba.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Tengah AKP Linter Sihaloho mengatakan pihak kepolisian telah melakukan serangkaian pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

“Kami telah melakukan olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi di lapangan. Berdasarkan pemeriksaan awal, tim tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau trauma fisik pada tubuh korban,” ujar AKP Linter.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Teluk Kuantan untuk menjalani visum et repertum guna memastikan penyebab kematian.

Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara korban meninggal akibat gangguan kesehatan atau penyakit dalam, mengingat sebelumnya sempat mengeluhkan sakit dada.

Pihak keluarga korban juga telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan berencana langsung membawa jenazah pulang ke rumah duka,” tambah AKP Linter.

Usai seluruh proses selesai, jenazah IE dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menggunakan ambulans milik Yayasan Masjid Raya Teluk Kuantan dengan pengawalan hingga perbatasan..(*yh)

Pos terkait