Bengkulu Selatan || ISBCenter.com – Rabu 8 Oktober 2021 Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan melaksanakan Agenda acara Sumpah Adat yang di pimpin oleh Pemangku Adat (Jurai Tue) yang di hadiri langsung Oleh Kepala Desa, Tokoh Masyarakat dan segenap Masyarakat Desa Batu Ampar yang menyaksikan acara Sumpah Kandidat BPD tersebut.
Dalam pelaksanaan pengambilan sumpah adat berikut penyampaian visi misi dari masing masing calon anggota BPD yang terdiri dari 15 Calon dengan Rincian Sebagai Berikut, yaitu ada 4 perempuan, 11 laki laki Calon BPD dengan Nomor Urut :
1. Midarlani
2.Dadang Maryanto
3.Liatul asmara dewi
4.Hikmaludi
5.Lilianto
6.Endang Purnama sari
7.Multi dianto
8.Egi suhardianto
9.Dikki aprian
10.Suyardi
11.Wahyu puspita
12.Erlan tarjo
13.Vera gustina sari
14.Epan Adi saputra
15.Setiawan.
Kelima belas calon tersebut hari ini sudah melaksanakan penyampaian Visi dan Misi di depan Masyarakat Desa dan di lanjutkan dengan mengucapkan sumpah adat yamg di lakukan oleh satu persatu Calon Agota BPD di balai adat Desa Batu Ampar dengan cara khidmat.
Acara dibuka oleh Kades Batu Ampar Atra Minhardi, pada kata Sambutanya Atra menyampakain,
“Alhdulillah acara pada hari ini telah terlaksana dengan baik dan nantinya pada hari pelaksanaan yang di programkan oleh Panitia penyelenggara Pemilihan BPD pada tanggal 16 Oktober bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya, Acara pengambilan sumpah oleh Jurai Tue (Aldin) berjalan dengan baik dan sudah disumpah satu persatu calon anggota BPD. ” Ujar Atra Minhardi.
Di tambahkan oleh Atra kegiatan tersebut bertujuan agar para Calon BPD Desa Batu Ampar nantinya dapat memegang teguh sumpah tersebut yang pokok point dari sumpah adat tersebut adalah tidak bermoney politic, baik dalam bentuk uang barang dan hadiah, serta sejenisnya.
Masyarakat Batu Ampar sangat Antusias dalam Menyaksikan acara tersebut, salah Satu adalah Aryo,
“Harapannya Kami Masyarakat Desa Batu Ampar, Siapapun yang menjabat sebagai anggota BPD Desa Batu Ampar bisa terus memegang Amanah yang telah di berikan oleh Masyarakat Desa.” tutur Aryo. (**Nur)










