Bengkulu Selatan || ISBCenter.com- Kerasnya Kompetisi Sepak Bola di Turnamen Persiman Bupati Cup Tahun 2022 bukanlah isapan jempol semata. Dua Puluh Club Sepak Bola bertabur pemain bintang di Kabupaten Bengkulu Selatan harus menunjukkan aksi terbaiknya untuk memboyong Trophy Bupati Cup 2022 untuk sebuah Gengsi.

Pada Kamis Sore, dimana hanya ada Satu Laga Panas yang disuguhkan pada ajang Turnamen Persiman Bupati Cup 2022, dikarenakan Team yang sebelumnya harus didiskualifikasi oleh Panitia karena melanggar peraturan tentang adanya kerusuhan. Pertandingan Keras dan persaingan sengit yang mempertemukan Penghuni Group D, yaitu Club Kedurang FC berhadapan dengan PSTM Kayu Kunyit membuktikan bahwa Laga ini adalah laga Syarat gengsi.
Sejak peluit Kick-off Babak Pertama dibunyikan, Kedua Kesebelasan yang memiliki gaya bermain sama-sama menyerang, saling beradu taktik dan skill di lapangan hijau. Pada laga ini Basin sebagai pengadil di lapangan hijau, sang wasit tengah yang cukup berumur ini tidak pernah berhenti untuk memberi peringatan dan mendamaikan para pemain yang harus beradu fisik dengan keras.
Pada Babak Pertama, PSTM dapat mencuri Gol dari Kedurang FC di menit Tujuh Belas, dari serangan balik yang di cetak oleh Yogi bernomor Punggung Enam Belas. Gol yang berhasil dicetak Yogi membuat terkejut para suporter Kedurang FC yang ada di Tribun Penonton, pasalnya pada Dua laga yang telah dijalani Kedurang FC. Gawang yang dijaga Kiper Yoyon Tri Wibowo tidak pernah Kebobolan, meski pernah diancam dengan serangan beruntun selama Dua kali laga yang telah dihadapi. Aksi spektakuler Yoyon mengahalau tendangan keras para striker lawan selama Dua kali pertandingan yang telah dilalui harus pecah telur pada laga menghadapi PSTM Kayu Kunyit, Sekor Satu Kosong (1-0) bertahan hingga peluit turun minum dibunyikan.
Pada Babak Kedua, Kedurang FC terus menggempur habis-habisan pertahanan PSTM Kayu Kunyit. Tensi permainan kedua kesebelasan semakin tinggi, adu fisik pun harus terjadi. Basin wasit tengah, harus beberapa kali mengganjar kartu kuning kepada pemain yang melakukan pelanggaran.
Terhitung pemain Kedurang FC paling sering dilanggar oleh pemain bertahan PSTM Kayu Kunyit. Hadiah tendangan bebas dari pelanggaran yang dilakukan PSTM Kayu Kunyit diberikan kepada Kedurang FC, sang eksekutor tendangan bebas Riko bernomor Punggung Tujuh seperti tidak mendapatkan keberuntungannya pada laga ini, terhitung dari beberapa kali tendangan bebasnya hanya mengenai Mistar Gawang dan mengancam Gawang PSTM Kayu Kunyit.
Sekor Satu Kosong (1-0) bertahan hingga peluit panjang babak kedua pertandingan berakhir. Tiga poin berhasil direbut oleh PSTM Kayu Kunyit, dengan hasil pada laga ini PSTM Kayu Kunyit berhasil memuncaki Kelasmen Sementara Group D Turnamen Persiman Bupati Cup 2022, Kedurang FC harus rela turun Satu Tingkat dibawahnya dengan tetap pemegang Top Skor Terbanyak oleh Riko di Turnamen Persiman Bupati Cup 2022.
Nampaknya Dewi Fortuna memang tidak berpihak kepada Kedurang FC pada laga ini. Sebab, bukan hanya harus menelan kekalahan Tipis dari PSTM Kayu Kunyit, Kedurang FC harus menerima banyaknya pemain yang mengalami cidera berat dan bahkan harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit Hasanuddin Damrah oleh Panitia untuk mendapatkan Pertolongan cepat dan serius.
Doni Bek Senior bernomor Punggung Empat yang sudah merumput dengan Kedurang FC sejak Tahun 2012, harus bertabrakan keras dengan Pemain PSTM Kayu Kunyit, dari insiden itu tulang rusuk dan Punggung Doni mengalami cidera. Bukan hanya Doni, Ahmad Akbar Kapten Kedurang FC dan pemain lainya banyak yang dilanggar dengan keras oleh Pemain PSTM Kayu Kunyit.
Seusai laga berakhir, Basuki Manajer PSTM Kayu Kunyit menyayangkan Kepada Pemain Kedurang FC yang setelah dilanggar melakukan gerakan tambahan. Basuki juga meminta kejelian wasit, karena pemain PSTM juga banyak yang cidera saat berlaga melawan Kedurang FC.
“Syukur Alhamdulillah sesuai dengan do’a kami meminta Keselamatan dan kemenangan, tetapi kami sayangkan lawan kami (Kedurang FC) ketika ada Body crash melakukan gerakan tambahan, Kami meminta wasit untuk lebih jeli karena pemain kami juga banyak yang cidera dan kami dirugikan.” Ungkap Basuki Manajer PSTM Kayu Kunyit.
Kedurang FC yang menelan kekalahan perdananya pada laga menghadapi PSTM Kayu Kunyit menyampaikan kekecewaannya terhadap laga ini, dari kerasnya pemain PSTM Kayu Kunyit dan Keputusan Wasit. Hanafi Manajer Kedurang FC mempertanyakan keputusan Wasit yang terkesan tidak adil. Ketika Pemain Kedurang FC dilanggar harus dibawa keluar lapangan untuk dirawat lalu dapat masuk kembali kelapangan untuk bermain, sedangkan untuk Pemain PSTM Kayu Kunyit ketika mengalami benturan dan harus dirawat tidak dibawa keluar lapangan dan boleh bermain lagi tanpa harus dibawa keluar lapangan.
“Saya Kecewa dengan hasil pertandingan hari ini, Pemain Kami Harus dilarikan kerumah sakit. Keputusan wasit juga mengecewakan ketika pemain kami harus dirawat diluar lapangan dan baru boleh masuk lapangan lagi, sedangkan pemain Lawan (PSTM Kayu Kunyit) dirawat didalam lapangan dan boleh main meski tidak dari luar lapangan.” Ungkap Hanafi penuh kecewa pada laga ketiganya di Turnamen Persiman Bupati Cup 2022.
Hal yang luar biasa pada laga ini adalah Sosok Camat Kedurang yang selalu setia mendampingi dan memberikan motivasi kepada Club Kedurang FC. Dodi Efendi Camat Kedurang bukan hanya mendampingi anak-anak Kedurang FC saat berlaga, bahkan saat ada pemain Kedurang FC yang harus dilarikan ke Rumah Sakit, Camat yang dekat dengan Pemuda Kedurang ini ikut mengantar dan mendampingi bersama-sama dengan Club Kedurang FC hingga Pasien dapat pulang ke Rumahnya.
“Kita sudah saksikan Pertandingan hari ini, PSTM Kayu Kunyit lebih unggul Sedikit dari kita, ini menjadi motivasi kita untuk bermain cantik dan dapat menang dipertandingan selanjutnya, Optimis Kedurang FC Juara.” Ungkap Dodi Efendi Camat Kedurang. (**Renald Ayubi)










