Seluma||ISBCenter.com – Terhitung 31 Maret 2026, PT. Agrindo Indah Persada (AIP) yang terletak di Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi tidak lagi beroperasi.
Situasi ini jelas berdampak langsung pada nasib para pekerja yang terkena PHK massal, selepas Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal ini diungkapkan Wakil Manajer PT. Agrindo Indah Persada, Dian Rosadi.
Menurutnya, dari sekitar 100 orang karyawan untuk sementara ini masih ada karyawan yang masih diberdayakan untuk sementara waktu, seperti security, engineering, dan jabatan WTP (Water Treatment Plant) sekitar 15 orang lagi.
Sementara itu menurut Ketua Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI) Kecamatan Lubuk Sandi, Muhammad Hosen, kondisi perusahaan collapse (bangkrut/pailit) ini berimbas bertambahnya angka pengangguran di Kabupaten Seluma.
“Melihat kondisi perusahaan yang sudah bangkrut ini jelas angka pengangguran di Kabupaten Seluma bertambah,” ujar Muhammad Hosen.
Selain itu katanya, melihat kondisi perusahaan pabrik CPO yang berdiri tahun 2012 lalu ini, sudah dilirik untuk dibeli perusahaan besar lainnya seperti PT. Agri Andalas dan PT. Sandabi Indah Lestari.
Karenanya alangkah baiknya Pemerintah Kabupaten Seluma dapat segera mengambil alihnya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Mengingat hampir 80 persen masyarakat Kabupaten Seluma merupakan petani kelapa sawit..(*3ln)










