PUPR Kab Blitar Kebut Proyek Infrastruktur, Optimis Capai 90% Meski Waktu Mepet

PUPR Kab Blitar Kebut Proyek Infrastruktur, Optimis Capai 90% Meski Waktu Mepet

Blitar||ISBCenter.com – Plt Kepala Dinas PUPR kabupaten Blitar Iwan Dwi Winarto menyampaikan penyerapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar masih berada pada angka 20 persen akan menuju 30 persen.

Hal ini dikatakan Iwan Dwi Winarto, pada awak media usai menemui aksi unjuk rasa LSM GPI di depan kantor PUPR kabupaten Blitar, Senin (10/11/25).

“Bahwa angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya,”kata Iwan Dwi.

Lebih lanjut Iwan Dwi menjelaskan, bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan dalam penyerapan anggaran.
Ada penundaan SK dan SE yang berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasa, serta efisiensi yang harus diterapkan.

“Perubahan proses pemilihan pengadaan dari versi 5 ke versi 6 yang turut mempengaruhi kemajuan proyek,”jelasnya.

Menurut Iwan Meski menghadapi kendala tetap optimis bahwa penyerapan anggaran akan meningkat seiring dimulainya beberapa proyek.

“Saat ini, kami telah memulai pengerjaan proyek di Kebun Sari dan Menjangan Kalung. Kami berharap dapat mencapai penyerapan anggaran minimal 90%,”tandasnya.

Menanggapi kritik yang mengemuka terkait rendahnya angka penyerapan, Iwan menyatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja yang harus dilakukan.

“Kritik dari masyarakat adalah bentuk interpelasi yang membantu kami untuk lebih baik ke depannya. Kami akan berusaha seoptimal mungkin agar progres dan penyerapan anggaran dapat meningkat,”tegasnya.

Iwan menambahkan, pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang ada, terutama dengan adanya himbauan dari pejabat terkait bahwa tidak ada pembayaran yang akan dilakukan jika tidak sesuai dengan ketentuan.

“Ini menjadi referensi bagi kami dalam meningkatkan kinerja di lapangan,”imbuhnya.

Iwan berharap bahwa pada awal tahun 2026, proses pengadaan dan penyerapan anggaran akan berjalan lebih lancar.

Iwan menegaskan, dengan waktu satu setengah bulan yang tersisa, PUPR dapat menyerap dan menyelesaikan proyek yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar.

“Insya Allah kami akan mencapai 90 persen,”ujarnya.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan Untuk proyek infrastruktur ada beberapa proyek telah dimulai, termasuk perbaikan jalan di Kebonsari, Kademangan, dan Dusun Menjangan Kalung, Kecamatan Garum.

“Minggu ini juga akan ada pelaksanaan proyek, dan minggu depan juga akan ada yang dilaksanakan,”tegasnya.

Soal waktu pengerjaan proyek yang tinggal satu bulan setengah, Iwan menegaskan, bahwa semua proyek infrastruktur yang akan dikerjakan tahun ini adalah aspal Hotmic.

“Kami optimis bahwa satu kilometer jalan hot mix dapat diselesaikan dalam waktu dua hari,”ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Hamdan Zulfikri menambahkan, tapi yang jelas sekitar kurang lebih 1000 kilo, menyeluruh di kabupaten Blitar terutama di titik titik kerusakan yang parah parah diantaranya kecamatan Wonotirto, Bakung, Panggungrejo, Binangun, Wates, dan Sutojayan.

“Sedang yang sudah terselesaikan di wilayah jalur pertambangan karena kontruksi beton yang kita dahulukan dan yang belum akan di Hotmic, kita sudah tidak mengerjakan beton lagi karena pertimbangan waktu itu,”imbuhnya. (Ema)

Pos terkait