Kota Bengkulu|| ISBCenter.com – Kemeriahan mewarnai malam Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026 yang berlangsung di Pendopo Merah Putih, Kamis malam (19/6/26). Setelah melewati tahapan seleksi ketat sejak babak penyisihan hingga penyaringan, gelar juara akhirnya diraih Redho Pragiansyah dari Sungai Serut dan Natasya Florecita dari Muara Bangkahulu II.
Persaingan menuju gelar Winner berlangsung sengit. Dewan juri terlebih dahulu memilih Top 7 finalis, sebelum akhirnya menentukan Top 3 besar yang melaju ke babak penentuan.
Di kategori Bujang, Redho Pragiansyah bersaing dengan Fiokytama Qharullah utusan Singaran Pati II dan Fasha Africhel dari Singaran Pati I. Sementara di kategori Gadis, Natasya Florecita unggul atas Nabilah Ziakeby dari Kampung Melayu I dan Sisy Dwi Rizki dari Ratu Samban II.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, mengapresiasi suksesnya ajang tahunan yang menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus melestarikan budaya daerah. Ia menekankan pentingnya peran para finalis sebagai wajah baru pariwisata Kota Bengkulu.
“Selamat kepada Bujang Redho dan Gadis Natasya yang telah terpilih. Kami berharap Bujang Gadis Kota Bengkulu 2026 yang baru saja dinobatkan ini dapat menjadi motor penggerak dan duta wisata yang aktif, kreatif, serta inovatif dalam mempromosikan ragam potensi pariwisata dan kekayaan budaya yang kita miliki ke kancah yang lebih luas,” ujar Nina.
Dengan berakhirnya malam puncak ini, Ikatan Bujang Gadis Kota Bengkulu resmi memiliki formasi baru yang diharapkan mampu bersinergi dengan Pemkot Bengkulu dalam mendukung program pariwisata. Semangat “pemuda sadar wisata dan berbudaya” menjadi landasan utama gerakan mereka ke depan.
Pemkot Bengkulu menaruh harapan besar agar duta terpilih menjadi representasi pemuda terbaik yang memiliki kecintaan pada daerah dan aktif mempromosikan potensi wisata serta budaya Kota Bengkulu ke tingkat nasional hingga internasional.
Ajang Bujang Gadis tahun ini diikuti sekitar 150 pendaftar dan menyisakan 36 grand finalis setelah proses seleksi selama tiga bulan.
“Melalui ajang ini, generasi muda diharapkan tidak hanya sekadar ikut berkompetisi, tetapi juga aktif mempromosikan pariwisata daerah. Seluruh elemen kepemudaan diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian tempat wisata di Kota Bengkulu agar semakin ramai dikunjungi dan dikenal luas di kancah nasional dan internasional,” pungkas Nina..(*dd)










