Renungan Awal Tahun 2025

Pdt. Yusak Wamin, S. Th

Bengkulu||ISBCenter.com – Artikel Rohani Kristen Renungan di Awal Tahun 2025,Ayat Inti dari 2 Timotius 4:7 “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir, dan aku telah memelihara iman”.

Saudaraku, hidup ini sering digambarkan sebagai sebuah perlombaan. Akan tetapi perlombaan hidup ini bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang setia sampai akhir. Saingan kita dalam perlombaan ini bukan orang lain, melainkan ego senteris kita sendiri.
Rasul Paulus, dalam suratnya kepada Timotius, memberi teladan bagaimana menyelesaikan perlombaan kehidupan dengan bijaksana. Hari ini kita akan belajar bagaimana mencapai garis akhir kehidupan ini dengan baik menjaga iman, dan menjadi berkat hingga akhir perjalanan kita.

Dari perhatian saya akan kehidupan manusia di dunia ini, saya menemukan bahwa untuk “Menyelesaikan Dengan Baik” maka paling tidak ada 4 konsentrasi yang perlu kita jaga yaitu :

1. Menentukan Tujuan Hidup Anda Dengan Jelas.
“Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku.” (Kisah Para Rasul 20:24)

Untuk menyelesaikan perlombaan, kita perlu mengetahui tujuan hidup kita. Tujuan hidup seorang percaya adalah memuliakan Tuhan dan melaksanakan kehendak-Nya.
Banyak orang menjalani hidup ini dengan cara “mengalir / ngeplow”, cara ini sepertinya kelihatan baik tapi ini tidak sesuai dengan firman Tuhan. Kita telah di ajar untuk hidup dalam perencanaan dan perencanaan itu perlu di doakan, diserahkan dan di peruntukan bagi kemuliaanNya.

Ada akibat fatal ketika kita tidak hidup dengan tujuan, kita tidak ada target, tidak ada fokus sehingga kita bisa kehilangan iman pada Yesus. Orang-orang yang meninggalkan Yesus, karena bagi mereka Yesus tidak lebih penting dari pada kenyamanan di dunia. Hal itu sama seperti Esau yang menukar gak Kesulungannya dengan semangkok kacang merah.

Refleksi:
Apa tujuan utama kita dalam hidup ini?
Apakah kita berjalan menuju tujuan yang Tuhan tetapkan?
-Aplikasi:
Periksa kembali prioritas hidup kita. Pastikan kita berfokus pada hal-hal yang bernilai kekal, bukan hanya yang sementara.

2. Berlari Dengan Ketekunan dan Kedisiplinan.
“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan”. (Ibrani 12:1-2)

Perlombaan kehidupan membutuhkan ketekunan dan kedisiplinan. Pasti ada rintangan, tantangan, dan godaan, tetapi kita tidak boleh menyerah.

Ilustrasi:
Seorang pelari marathon tidak fokus pada langkah pertama, tetapi pada akhir perjalanan.
Aplikasi:
Berpegang teguh pada janji Tuhan, terus melangkah walau terasa berat, dan jangan kehilangan fokus kepada Kristus.

3. Menjaga Iman di Tengah Tantangan
“Berjuanglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal.” (1 Timotius 6:12)

Di tengah kehidupan yang penuh tantangan, kita sering menghadapi godaan untuk menyerah atau menyimpang. Menjaga iman berarti tetap percaya kepada Tuhan, walau situasi tampak sulit.

Contoh Alkitabiah:
Ayub tetap setia kepada Tuhan meskipun mengalami penderitaan.
Aplikasi:
Ketika menghadapi tantangan, ingatlah bahwa Tuhan setia dan Ia akan menyertai kita hingga akhir.

4. Melayani Dengan Kasih Hingga Akhir.
“Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang.” (Galatia 6:10)

Mencapai garis akhir dengan bijak bukan hanya tentang menyelesaikan perlombaan, tetapi juga tentang bagaimana kita menjadi berkat bagi orang lain.

Refleksi:
Apa warisan rohani yang ingin kita tinggalkan?
Aplikasi:
Gunakan hidup kita untuk melayani Tuhan dan sesama dengan kasih.

Kesimpulan :
Hidup adalah perjalanan panjang yang memerlukan fokus, ketekunan, dan iman. Seperti Rasul Paulus, marilah kita menyelesaikan perlombaan hidup yang diwajibkan bagi kita dengan baik, menjaga iman, dan menjadi berkat hingga akhir. Dengan cara itu, kita dapat berdiri di hadapan Tuhan dan mendengar-Nya berkata, “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia”. (Matius 25:23)

Doa:
Tuhan, ajar kami untuk hidup bijak, berlari dengan tekun, menjaga iman, dan menjadi berkat hingga akhir. Kuatkan kami di tengah tantangan agar kami dapat mencapai garis akhir dengan setia. Amin.

Pdt. Yusak Wamin, S. Th

ARTIKEL ROHANI KRISTEN
Renungan Awal Tahun 2025
Tema : “Menyelesaikan Dengan Baik”
By. Ps. Yusak Wamin, S. Th

Pos terkait