Saksi Kunci Belum Hadir, Sanksi Oknum Pejabat di Video Viral “Segar Sayang” Masih Tertunda

Inspektur Provinsi Bengkulu, RA Denni

Bengkulu||ISBCenter.com – Hingga kini Tim Penegakan Disiplin ASN Pemerintah Provinsi Bengkulu belum menjatuhkan sanksi kepada oknum pejabat berinisial Ys yang diduga terlibat dalam video viral berjudul “Segar Sayang”.

Inspektur Provinsi Bengkulu, RA Denni, menyebut tim yang dibentuk Gubernur masih terus bekerja mengumpulkan bukti dan fakta untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran disiplin.

Ia menegaskan proses pemberian sanksi kepada Aparatur Sipil Negara tidak bisa dilakukan secara terburu-buru tanpa alat bukti dan keterangan yang memadai.

“Memang kita kota religius, tapi kami tidak bisa serta-merta dan sewenang-wenang memberikan hukuman atau sanksi kepada PNS. Kami harus mencari data dan fakta. Saat ini kami sedang bekerja dan tim sudah dibentuk oleh Pak Gubernur,” ujar RA Denni.

Denni mengatakan, pihaknya sudah meminta klarifikasi dari Ys dan sejumlah saksi lain. Namun agenda pemeriksaan terhadap perempuan yang muncul dalam video tersebut masih tertunda lantaran belum hadir.

“Kita sudah memanggil yang bersangkutan dan saksi-saksi lainnya, tetapi masih ada saksi yang belum hadir,” katanya.

Menurutnya, setelah seluruh pihak dimintai keterangan, hasilnya akan dirangkum menjadi kesimpulan dan dilaporkan kepada Gubernur Bengkulu untuk proses pembinaan kepegawaian selanjutnya.

“Kalau sudah selesai semua, nanti BKD menyusun laporan kepada Pak Gubernur. Saat ini masih dalam tahap pemeriksaan saksi,” jelasnya.

Pihak Inspektorat mengaku masih kesulitan menemukan alamat saksi perempuan tersebut. Untuk itu, Denni meminta bantuan masyarakat yang mengenal atau mengetahui keberadaannya agar dapat membantu menghubungkan dengan tim pemeriksa.

“Kalau ada yang kenal, bisa disampaikan kepada kami,” pungkasnya.

Untuk diketahui, video berdurasi 28 detik yang memperlihatkan seorang pria diduga pejabat Pemprov Bengkulu berinisial Ys bersama seorang perempuan di dalam kamar sempat viral di media sosial. Percakapan di dalam video yang menyebut kata “Segar Sayang” menjadi sorotan publik. Hingga kini hubungan keduanya masih didalami oleh tim disiplin ASN..(*2b)

Pos terkait