Kota Bengkulu||ISBCenter.com – Kamis pagi, pukul 10.00 WIB, Ketua Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG) Bengkulu, Pdt. Yusak Wamin, S.Th, bersama rombongan pimpinan gereja di Kota Bengkulu, melakukan kunjungan silaturahmi ke Walikota Bengkulu Dr. Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Bapak Rony Tobing.

Dalam pertemuan yang penuh keakraban ini, Pdt. Yusak Wamin menyampaikan dua poin utama. Pertama, beliau memberikan ucapan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota yang baru saja dilantik untuk masa jabatan 2025-2029. Kedua, beliau menegaskan dukungan BKSAG terhadap pemerintah Kota Bengkulu dalam membangun kota yang lebih baik dengan melibatkan umat Kristiani dan Katolik dalam berbagai aspek, seperti pemerintahan, kegiatan sosial, kerukunan, kebersihan, serta berbagai program lainnya yang memungkinkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat.
Pernyataan ini diamini oleh para pemimpin gereja yang turut hadir, yaitu Pdt. Sitorus dari GPdI Medan Baru, Pdt. Maria dari GPIB, Pdt. Maruli Panggabean dari GEKISIA, dan St. Edwar Manurung, SH dari HKBP Jitra. Mereka juga menekankan pentingnya peran umat Kristiani dan Katolik dalam mendukung visi-misi pemerintah Kota Bengkulu.

Walikota Bengkulu, Dr. Dedy Wahyudi, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran para pemimpin gereja. “Kami senang dengan kehadiran Pdt. Yusak Wamin bersama pimpinan gereja-gereja di Kota Bengkulu. Kami pastikan bahwa Kota Bengkulu adalah rumah kita bersama. Tidak akan ada tekanan dalam pelaksanaan ibadah bagi umat Kristiani dan Katolik. Jika ada kendala, mohon sampaikan kepada kami,” ujar Walikota.
Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah Kota Bengkulu memiliki berbagai program yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat, seperti sekolah gratis, layanan ambulans gratis, serta surat keterangan meninggal gratis yang akan diantarkan langsung ke rumah warga. “Silakan nanti Pdt. Yusak Wamin menyampaikan jika ada umat yang meninggal, saya bahkan akan hadir langsung menyerahkan surat keterangan tersebut,” tambahnya.

Wakil Walikota Bengkulu, Bapak Rony Tobing, turut menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan silaturahmi ini. “Saya ini orang Batak, tetapi lahir dan besar di Bengkulu. Kita tahu bahwa suku Batak banyak yang beragama Kristen, termasuk dalam keluarga saya. Namun, bagi saya, perbedaan kepercayaan bukanlah masalah. Kota ini adalah milik kita bersama,” tegasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah kota akan menyediakan layanan ambulans gratis yang akan ditempatkan di PBB, bukan hanya untuk masyarakat Batak, tetapi bagi seluruh umat. “Seperti yang disampaikan oleh Pdt. Yusak Wamin, umat Kristiani berasal dari berbagai suku, termasuk suku Serawai yang merupakan salah satu suku pribumi Bengkulu. Jadi, kita harus memastikan kebersamaan dan kebhinekaan tetap terjaga,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Pdt. Yusak Wamin menyampaikan apresiasi atas respons positif dari Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu. Beliau juga meminta perhatian dan dukungan pemerintah terhadap hari raya keagamaan umat Kristiani dan Katolik, seperti Paskah dan Natal yang akan datang pada tahun 2025.

Silaturahmi ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara pemerintah kota dan BKSAG dalam membangun Kota Bengkulu yang harmonis dan inklusif.(*Rozi )










