Blitar||ISBCenter.com – Pemerintah kabupaten Blitar memaparkan salah satu inovasi yang digagas yaitu SiPEKEN (Sistem Informasi Pengelolaan Kendaraan Dinas) hal ini salah satu sistem yang sebelumnya birokrasi lebih dianggap sebagai sumber daya dan sistem yang kuno, lama dan koruptif, kini pemerintah berbenah.
Tata kelola pemerintahan yang saat ini tidak dapat dikatakan ketinggalan zaman lagi.
Pemkab Blitar dalam program prioritas pembangunan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045, salah satunya telah menggaungkan mimpi besar Indonesia Emas 2045.
Lalu Apa kabarnya dengan Kabupaten Blitar?
Contoh kecil progresivitas yang dapat dirayakan di Sekretariat Daerah Kabupaten Blitar adalah diluncurkannya Sistem Informasi Pengelolaan Kendaraan Dinas (SiPEKEN).
SiPEKEN merupakan inovasi berbasis teknologi online dalam manajemen kendaraan dinas di Sekretariat Daerah.
Manajemen kendaraan dinas yang dilaksanakan secara manual mengandung ketidak-efisienan.
selain juga adanya potensi keterlambatan, ketidakakuratan, dan terbatasnya transparansi dalam penggunaan kendaraan dinas.
Mengembangkan Sistem Informasi Pengelolaan Kendaraan Dinas (SiPEKEN) khusus untuk pengelolaan kendaraan dapat memudahkan pengguna dalam melaporkan pemakaian, permintaan perawatan, dan pengisian bahan bakar. Aplikasi tersebut juga bisa memberikan notifikasi pengingat jadwal perawatan dan memudahkan pengelola dalam mengatur pemakaian kendaraan.
Lebih lengkapnya, SiPEKEN memberikan beberapa kemudahan diantaranya:
1. Pemantauan Kendaraan Real-time: Pengguna dapat melacak lokasi kendaraan operasional/jabatan secara real-time melalui peta interaktif di dalam aplikasi.
Ini membantu manajemen dalam mengoptimalkan penggunaan kendaraan, menghindari kemacetan, dan memberikan estimasi waktu kedatangan yang lebih akurat.
2. Manajemen Perawatan Kendaraan: Aplikasi dapat membantu mengatur jadwal perawatan rutin dan pemeliharaan kendaraan.
Pengguna akan menerima pemberitahuan ketika kendaraan perlu menjalani servis, pergantian oli, atau inspeksi lainnya.
3. Pemantauan Konsumsi Bahan Bakar: Aplikasi dapat mengintegrasikan informasi tentang konsumsi bahan bakar kendaraan.
Ini membantu dalam mengidentifikasi kendaraan yang memiliki efisiensi bahan bakar rendah dan mengambil tindakan yang sesuai.
4. Pelaporan dan Analisis: Aplikasi dapat menghasilkan laporan tentang penggunaan kendaraan, biaya operasional, jarak tempuh, dan faktor-faktor lain yang relevan.
Ini membantu manajemen dalam melakukan analisis lebih mendalam untuk meningkatkan efisiensi operasional.
5. Notifikasi dan Pengingat: Pengguna akan menerima notifikasi tentang berbagai peristiwa terkait kendaraan, termasuk pengingat untuk memperpanjang pajak kendaraan atau inspeksi rutin.
Akhir kata, petuah klise bahwa tak ada gading yang tak retak itu benar adanya, segala saran dan masukan selalu Kami terima dengan lapang. Oleh karenanya, silahkan mengirim aspirasi dan uneg-uneg apapun itu melalui kanal-kanal Kami yang telah tersedia. (ADV/kmf/Ema)










