Blitar||ISBCenter.com – Untuk Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Sutojayan kabupaten Blitar pada hari ini sudah selesai pada tahap 1 sampai tahap pengumuman dan hari ini adalah hari pengumuman hasil seleksi tahap 1 baik dari jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua maupun prestasi dan serentak akan diumumkan oleh lembaga mulai jam 14.00 Jum’at (31/5/2024). Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 dan 2 Sutojayan kabupaten Blitar diruang kerjanya.
Cahyo Rohmadiyanto, S.Pd, M.Pd Kepala Sekolah SMPN Sutojayan 1 dan 2 mengatakan, Untuk proses PPDB di SMP Sutojayan 1 dan SMP Sutojayan 2 untuk tahap 1 pagunya sudah terpenuhi, tinggal tunggu proses daftar ulang dimulai hari Sabtu apabila yang mendaftar dan lolos dalam seleksi.
“untuk SMP Sutojayan 1 dan SMP Sutojayan 2 tidak lagi membuka pendaftaran PPDB tahap ke-2. Alhamdulillah untuk SMP 1 dan 2 sudah terlampaui lebih dari 400 siswa padahal kita hanya membutuhkan ±320 siswa,”kata Cahyo Rohmadiyanto.
Menurut Kepsek SMPN Sutojayan 1 dan 2, kuota PPDB sudah diatur di dalam Perbup, untuk jalur zonasi ada 50% dari kuota, prestasi 30%, afirmasi 15% dan pemindahan orang tua 5%.
“apabila dari keempat jalur itu tidak ada yang terpenuhi, misalkan ada 1 lembaga sekolah tidak mempergunakan fasilitas pemindahan orang tua maka kuota dari jalur tersebut boleh dialihkan ke jalur prestasi dan itu sudah diatur tersendiri dalam Perbup,”jelasnya.
Cahyo Rohmadiyanto menghimbau pada wali murid dan siswa, yang belum bisa masuk ke lembaga pilihan awal bisa mendaftar ke SMP Negeri Kab Blitar yang kuota pagunya belum terpenuhi, sehingga memperoleh pembelajaran yang biayanya lebih terjangkau.
“berdasarkan catatan dan pengalaman khususnya yang berlangsung setelah pandemi angka putus sekolah cukup besar, jadi kami harapkan di tahun-tahun yang akan datang angka putus sekolah semakin sedikit,”tuturnya.
Cahyo Rohmadiyanto berharap, semoga nanti PPDB yang akan datang bisa dilaksanakan serentak antara SMPN dan MTS, sehingga siswa atau wali murid bisa menentukan pilihannya lebih awal.
Cahyo pun berpesan, untuk siswa diterima di SMP yang posisinya masih menjadi siswa SD tetap rajin belajar, menuntaskan pembelajarannya.
“semoga tidak ada kendala sehingga persyaratan-persyaratan tambahan ijazah asli bisa disusulkan apabila memang sudah ada,”pungkasnya. (Ema)










