Bengkulu|| ISBCenter.com – Penghobi pemula untuk Ayam Hutan Merah / Berugo Sumatera harus memahami mengapa Hobi Berugo Itu mahal. Ini terbukti Saat media online ISBCenter.com menyambangi penangkaran ayam berugo dirumah Bapak Yusak salah seorang pemerhati dan penghobi Ayam Berugo di Provinsi Bengkulu.

Saat kami tanyakan kenapa penghobi ayam berugo itu mahal?, Bapak Yusak menjelaskan beberapa kendala mengapa hobi ayam berugo itu mahal, diantaranya sebagai berikut :
1. Populasi Ayam Hutan Merah yang merupakan asal berugo mainan semakin sedikit. Hal ini dikarenakan tidak adanya UU perlindungan di Indonesia, sementara masyarakat semakin bebas melakukan perburuan hanya sekedar untuk dikonsumsi.
2. Susahnya mendapatkan jenis Pikat yang bisa menawan ori. Untuk jenis pikat ada kriterianya, bukan sembarang ayam.
3. Pemikat harus tahu juga tehnik memasang jerat racik kaki. Karena jika bukan jerat kaki, seperti kena dileher, maka kecil kemungkinan untuk ori bisa selamat.
4. Pemikat butuh kesabaran dalam memikat ayam ori. Bisa berhari-hari dan bisa berkali-kali untuk berhasil tapau.
5. Resiko lain adalah resiko kecelakaan di hutan. Banyak pemikat yang jatuh di hutan, bahkan ancamam binatang buas terhadap pikat dan terhadap pemikat itu sendiri.
6. Resiko keluarga yang sering dihadapi para pemikat adalah diomelin istri. Istri mengeluh karena suaminya bisa meninggalkan tugas pokoknya demi mencari bibit Ori.
7. Terkahir, proses peternakan di kandang penangkaran itu tidak gampang. Hanya beberapa orang yang berhasil menangkar berugo Hutan. Mulai dari perkawinan Ori dengan dengan induknya. Pakan, musuh pada anakan, penyakit yang tiba-tiba muncul.
Selanjutnya masih menurut Yusak, Ayam jenis Ori yang baru dapat layak dihargai Rp. 300 ribu dan Ori yang sudah bisa mau makan di kandang penangkaran layak diberi harga di atas Rp. 1 juta, sementara keturunannya pada seri f1 dan f2 layak diatas Rp.3 juta itu karena sulitnya mendapatkan kualitas pada hobi ini. Namun ini yang namanya hobi, soal harga sangat relatif.
“Kenapa penghobi ayam berugo itu mahal? Karena harga ayam berugo itu relatif tidak ada pasaran harga tergantung hobi yang membeli,” ujar Yusak.
Jadi para sahabat hobi ayam berugo, jangan menawar berugo seperti menawar harga ayam potong di pasaran ya. Bisa-bisa para Peternak dan penangkaran marah dan tersinggung.
“Karena hobi itu mahal, maka jangan sekali kali menawar harga ayam berugo seperti menawar ayam potong dipasaran,” tutup Yusak…(**isb)










