Target 2026, Pemko Pekanbaru Jemput Bola Atasi Anak Putus Sekolah

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho

Pekanbaru||ISBCenter.com — Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak usia sekolah. Mulai 2026, Pemko akan menggulirkan “Program Zero Anak Putus Sekolah” sebagai upaya memastikan tidak ada lagi anak di ibu kota Provinsi Riau yang kehilangan haknya untuk belajar.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menjelaskan bahwa program ini akan menitikberatkan pada pendataan menyeluruh dan penanganan langsung terhadap anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah. Berbagai penyebab akan ditelusuri, mulai dari kendala ekonomi keluarga, pengaruh lingkungan, hingga faktor sosial lainnya.

Bacaan Lainnya

Agung menekankan bahwa Pemko Pekanbaru memilih langkah proaktif dalam menjalankan program ini. Alih-alih hanya menunggu laporan masuk, tim di lapangan akan turun langsung mencari dan mendata anak-anak yang sudah tidak bersekolah untuk kemudian diberikan intervensi sesuai kebutuhan.

“Program Zero Anak Putus Sekolah ini sangat penting. Kami akan bergerak mencari anak-anak yang putus sekolah, baik karena faktor ekonomi maupun faktor lingkungan dan penyebab lainnya,” ujar Agung, Minggu 14 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah hak dasar yang harus dipenuhi untuk semua anak tanpa terkecuali. Karena itu, Pemko berupaya merumuskan kebijakan yang mampu menghilangkan berbagai hambatan yang selama ini membuat anak-anak tidak bisa kembali ke sekolah.

Selain penanganan anak putus sekolah, Pemko Pekanbaru juga menyoroti persoalan lain yang kerap memberatkan orang tua, yakni kebutuhan seragam dan perlengkapan sekolah. Agung menyebut, banyak keluarga prasejahtera yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan tersebut di awal tahun ajaran.

Sebagai solusi, pemerintah kota telah mengalokasikan anggaran khusus yang akan disalurkan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu. Bantuan ini diharapkan meringankan beban orang tua sekaligus mendorong anak-anak tetap semangat melanjutkan pendidikan..(*ay)

Pos terkait