Pekanbaru||ISBCenter.com – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mendampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang di Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Najib Faizal, meninjau Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sail, Jumat (31/7/2026).
Peninjauan dilakukan di dua titik, yakni di aliran Sungai Sail dekat Jembatan Sail Jalan Imam Munandar dan di kawasan Jalan Lembah Raya atau yang dikenal dengan Kawasan Sungai Batak. Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk melihat langsung lokasi yang akan dikembangkan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Biru.
Pemerintah berencana melakukan penataan menyeluruh pada sempadan sungai tersebut dengan membangun pedestrian dan turap sebagai bagian dari program normalisasi dan penataan kawasan DAS Sail.
Deputi Najib Faizal mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau untuk pelaksanaan pembangunan dan penataan tersebut. Ia menjelaskan total panjang pedestrian dan turap yang akan dibangun mencapai sekitar 2,4 kilometer.
“Penataan Sungai Sail ini, kita menghubungkan kawasan sungai antara jembatan ke jembatan, kita buat pedestrian,” paparnya usai peninjauan.
Najib menambahkan, penataan ini merupakan bagian dari gerakan Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Gerakan tersebut ditindaklanjuti oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono melalui peluncuran Gerakan Ayo Muliakan Sungai.
“Kota Pekanbaru menjadi bagian dari Gerakan ASRI di sungai, program ini bukan sekedar slogan tapi upaya menata kawasan sungai secara bertahap,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Najib juga mengapresiasi kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru yang dinilainya visioner dan cepat tanggap dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota.
“Beliau sangat responsif dan memiliki visi yang sangat bagus dalam menata Kota Pekanbaru,” ulasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menjelaskan bahwa pembangunan pedestrian nantinya akan menghubungkan kawasan pinggiran sungai mulai dari Jembatan Sail di Jalan Imam Munandar hingga ke kawasan Jalan Lembah Raya. Ke depan, penataan kawasan sungai ini akan dilanjutkan hingga ke aliran Sungai Siak.
Selain meninjau sungai, keduanya juga melihat langsung kondisi jalan lintas yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat. Jalan tersebut terhubung langsung ke Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya.
“Kita juga melihat kondisi terkini jalan lintas yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat, jalan ini terhubung ke komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya,” ujarnya.
Agung berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera dipercepat, terutama karena akses jalan tersebut akan terhubung ke Jembatan Siak V yang menjadi jalur vital.
“Kawasan itu menjadi akses jalan untuk percepatan pertumbuhan ekonomi kota,” tutupnya..(*ay)










