Lahat||ISBCenter.com – Sebanyak 247 jamaah haji asal Kabupaten Lahat akhirnya tiba kembali di Bumi Seganti Setungguan setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan para jamaah haji di sambut langsung oleh Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., di Langan Eks MTQ Kabupaten Lahat, Minggu (06/07).
Dari total 264 jamaah haji yang berangkat tahun ini, satu orang jamaah atas nama Almarhumah Hj. Mariati A. Malik wafat di Tanah Suci. Sementara satu orang, Hj. Nin Dap Subaidah, menjalani tanazul (pemulangan awal) melalui Kloter 05 Palembang. Dua orang lainnya masih menjalani perawatan, dan 15 jamaah turun di Palembang, sehingga total yang kembali ke Lahat sebanyak 247 orang.
Dalam sambutannya Wabup Widia Ningsih menyampaikan apresiasi atas selesainya rangkaian ibadah haji para jamaah serta mendorong agar nilai-nilai spiritual yang didapat di Tanah Suci menjadi bekal perubahan hidup yang lebih baik.
“Ibadah haji bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi awal dari perubahan. Jadikan haji sebagai titik balik untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa haji merupakan puncak perjalanan spiritual seorang muslim—pengalaman yang tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga memperkuat iman.
“Setiap langkah di Baitullah, lantunan talbiyah, serta perjuangan di Arafah dan Mina adalah bentuk pengorbanan dan penghambaan sejati kepada Allah SWT. Itu adalah pengalaman luar biasa yang tak ternilai,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Lahat menyampaikan duka mendalam atas wafatnya salah satu jamaah di Tanah Suci, serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
Di akhir sambutannya, Wabup Widia mengajak seluruh jamaah untuk terus menebar nilai-nilai kebaikan dan menjadikan diri sebagai teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.
“Kami yakin, bapak dan ibu sekalian pulang sebagai insan yang lebih sabar, lebih kuat, dan lebih bersyukur. Mari kita lanjutkan semangat haji ini dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.(*BM)










