Bengkulu Selatan|| ISBCenter.com – Selasa Pagi Masyarakat Kecamatan Kedurang di hebohkan dengan Kabar adanya warga yang terseret arus dan tenggelam di Sungai Kedurang, tepatnya di Bendungan Air Selebang Desa Palak Siring, Korban tenggelam adalah Leo (29) yakni warga Kota Pagaralam Sumatera Selatan (18/05/2021).

Di himpun dari kabar yang di dapat di tempat kejadian, Kronologis kejadian berawal korban yang sedang bersilatuhrahmi dalam suasana Idul Fitri 1442 H dan liburan ke rumah Kakanya di Desa Suka Nanti Kecamatan Kedurang.

Korban tenggelam atas nama Leo pergi berenang bersama 2 orang keluargnya yaitu Ikhsan (16) dan Fadhill (7) ke Bendungan Selebang Desa Palak Siring Kedurang, mereka bertiga yang berangkat dari rumah untuk berenang tiba di bendungan kurang lebih sekitar jam 07:30 pagi.

Saat jurnalis ISBCenter.com menanyakan tentang kronologis kejadian Korban tenggelam atas nama Leo (29), saudaranya yang bernama Ikhsan (16) menceritakan korban yang sedang duduk-duduk diatas batu ingin menolongnya yang mengalami keram dan hampir tenggelam di bendungan, Korban tenggelam atas nama Leo dapat menyelamatkan saudaranya dengan nama Ikhsan yang hampir tenggelam, tapi malangnya Leo tidak dapat menyelamatkan diri nya sendiri dari gulungan air di bendungan yang sangat deras.

“Leo menolong Saya yang keram saat di dalam air, tapi setelah itu kami tidak dapat melihat Leo keluar dari air kembali. ” ujar Ikhsan saudara korban.
Korban Leo yang berniat baik untuk membantu saudaranya yang hampir terseret arus malah dirinya yang menjadi korban tenggelam, lalu terseret derasnya air sungai kedurang hingga sejauh 2 km dan di nyatakan hilang kurang lebih 3 jam, saat ditemukan warga yang dibantu pihak kepolisian dan Basarnas Kabupaten Bengkulu Selatan akhrinya Korban tenggelam Leo dapat ditemukan dan di evakuasi, Leo tersangkut di bebatuan lubuk Buluh Nipis dan di temukan sudah tidak bernyawa lagi.
Korban tenggelam di temukan kurang lebih sekitar jam 10:30 pagi pertama kali oleh seorang warga Desa Palak Siring atas Nama Asuratin (49) dan di bantu oleh rekannya Hendro (40), awalnya Asuratin yang mendengar kabar ada warga yang tenggelam beliau langsung berinisiatif untuk membantu mencari korban tenggelam dan mengevakuasinya, Asuratin menyusuri ke hilir sungai dari awal tempat kejadian korban di laporkan pertama kali tenggelam hingga titik di temukan korban tenggelam.
“kurang lebih jam 10:30 Korban kami temukan di lubuk Buluh Nipis, kami menemukan korban tenggelam Leo sudah meninggal.” jelas Asuratin (49) warga Desa Suka Nanti.
Di Rumah Duka kediaman Keluarga almarhum Leo di Desa Suka Nanti terlihat Camat Kedurang dan Wakil Bupati Bengkulu selatan H Rifai Tajudin mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Leo yang tenggelam dan terbawa arus Sungai Kedurang.
Sementara itu Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata SIK melaui Kapolsek Kedurang Iptu Kusyadi SH M.Si membenarkan peristiwa korban tenggelam di Sungai Kedurang tersebut.
“Ya memang ada, setelah dilakukan visum di Puskesmas Suka Nanti korban langsung di bawa pulang ke rumah duka di Pagaralam.” pungkas Kapolsek. (**Ra)










