Warga RT 05 Kelurahan Ibul Kab. Bengkulu Selatan Kembali Menuntut Ganti Rugi Kerusakan Akibat Tower

Warga RT 05 melakukan mediasi dan perivikasi dengan pihak tower PT Protelindo pengusaha Tower telepon seluler yang berlokasi di RT 06 Kelurahan Tanjung Mulia, Jumat (26/06/2020)

Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Warga RT 05 melakukan mediasi dan perivikasi dengan pihak tower PT Protelindo pengusaha Tower telepon seluler yang berlokasi di RT 06 Kelurahan Tanjung Mulia, tepatnya di samping masjid Mustahfirin Jalan A Yani Ibul Kota Manna akhirnya menyanggupi permintaan warga untuk ganti rugi terhadap barang-barang elektronik yang rusak diduga akibat radiasi BTS.

Dalam pertemuan yang dihadiri pihak kepolisian serta Babinsa dan pihak pengusaha tower, pada Jumat (26/06/2020) tersebut, puluhan warga yang merasa barang-barang elektronik nya yang rusak di kumpulkan sebagai barang bukti (BB) untuk disaksikan dan diketahui langsung oleh pihak Pengusaha Tower.

Bacaan Lainnya

Adapun barang-barang elektronik warga Rt 05 Ibul yang rusak yaitu, TV 42 unit, Pompa air 3 unit, Reskuker 2 unit, Kulkas 3 unit, Resiver 6 unit dan Puluhan bola lampu.

“Barang elektronik milik warga yang rusak selama 7 tahun itu kami kumpulkan dan telah disaksikan langsung oleh Pak Zulpan dari pengusaha Tower,” kata Tusani salah satu warga yang barangnya rusak diduga akibat radiasi BTS.

Selain itu juga Tusani menyampaikan, dari pertemuan yang dihadiri pihak kepolisian dan Babinsa itu, pihak pengusaha tower menyanggupi dan akan mengganti semua barang elektronik warga yang rusak. Mereka pihak pengusaha tower meminta waktu hingga 7 hari ke depan, jelasnya.

Pertemuan antara warga dan pihak pengusaha tower berlangsung damai, namun kata Tusani, warga belum akan membuka blokir pintu masuk apabila kesepakatan ini belum terealisasi.

“Pintu masuk pagar tower saat ini tetap kami gembok sebelum ada bukti ganti rugi,” tegas Tusani. Warga tidak akan membuka gembok Blokir Pada Tower apa bila pergantian barang yg rusak belum diganti. Tegasnya…(**Alidina)

Pos terkait