Waspada Angin Tenggara, Ketinggian Gelombang Perairan Bengkulu Bisa Capai 5 Meter

Waspada Angin Tenggara, Ketinggian Gelombang Perairan Bengkulu Bisa Capai 5 Meter

Bengkulu||ISBCenter.com-Musim angin tenggara berpengaruh pada kondisi perairan Bengkulu yang bisa menyebabkan ketinggian gelombang mencapai 5 meter yang perlu diwaspadai, khususnya nelayan dan aktivitas penyebrangan laut.

Dari prakiraan pihak BMKG Fatmawati Bengkulu, kondisi iklim dan cuaca di Provinsi Bengkulu khususnya kecepatan angin dalam tiga hari sampai seminggu kedepan berada di angka maksimum 25 – 30 knot dengan rata-rata harian 22 – 25 knot.

“Kecepatan angin ini bisa berpengaruh terhadap gelombang di Perairan Enggano hingga Samudera Hindia Barat Bengkulu yang mencapai ketinggian maksimum mencapai 3,5 meter. Bahkan untuk tanggal 4 Oktober dipekirakan mencapai maksimum 5 meter,” jelas Prakirawan BMKG Fatmawati Bengkulu, Winda Ayu yang dikonformasi RRI, Minggu (1/10).

Dengan prakiraan kecepatan angin cukup tinggi terjadi dalam tiga hari sampai seminggu kedepan yang menyebabkan peningkatan gelombang di perairan laut Bengkulu, Winda mengharapkan agar masyarakat khususnya para nelayan yang beraktivitas di laut bisa lebih waspada. Demikian dengan aktivitas penyeberangan laut.

Sementara menjawab peluang hujan di Provinsi Bengkulu, untuk awal bulan Oktober ini dikatakannya (tiga hari kedepan) kondisi cuaca wilayah Provinsi Bengkulu masih cerah hingga berawan.

“Untuk potensi hujan belum ada, karena untuk saat ini angin masih dari Tenggara yang menyebabkan wilayah Provinsi Bengkulu belum ada tanda-tanda awan konvektif (awan yang mengandung tetesan air). Walaupun untuk prakiraan Oktober ini sudah ada hujan terutama di wilayah bagian utara dan selatan,” ungkap Winda.

Winda juga menjelaskan, kondisi cuaca saat ini yang banyak terjadi penguapan pada siang hari menyebabkan kelembaban udara meningkat pada malam hari sehingga terasa lebih dingin serta juga menimbulkan kabut tebal pada pagi hari.

“Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi dalam seminggu kedepan, akibat terjadi penguapan tinggi (maksimal) pada siang hari dan malam harinya pergantian suhu mengakibatkan pada pagi hari kabut lebih tebal dan udara lebih dingin. Intensitas kelembaban udara untuk beberapa hari kedepan minimum di 53 persen dan maksimum di 80 persen,” tutupnya. (*da)

Pos terkait