APBD Tersedot Pemilu, Gubernur Bengkulu Optimis Wujudkan Visi dan Misi

Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah

Bengkulu||ISBCenter.com – Meskipun pada tahun depan anggaran cukup besar tersedot untuk pelaksanaan Pilkada serentak, namun Gubernur Bengkulu Prof. Dr. H. Rohidin Mersyah memberikan semacam kompensasi untuk mewujudkan visi dan misi dalam membangun Provinsi Bengkulu pada Tahun Anggaran (TA) 2024 mendatang.

“Tahun 2024 merupakan tahun terakhir saya dan Pak Rosjonsyah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu. Kendatipun demikian kita tetap optimis dalam menyelesaikan visi dan misi,” katanya usai menghadiri paripurna DPRD Provinsi Bengkulu dengan agenda penyampaian nota penjelasan Gubernur Bengkulu atas Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu TA 2024 pada Selasa, (12/9/2023).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Gubernur, bersamaan dengan itu juga selaku pemerintah daerah, pihaknya memiliki tanggungjawab  terkait pembiayaan untuk Pilkada serentak 2024. Dimana anggaran yang tersedot untuk Pilkada serentak itu cukup besar, dan nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Namun dengan kondisi itu bukan berarti pembangunan daerah harus terhenti.

“Saat ini, untuk mewujudkan visi dan misi dalam membangun Provinsi Bengkulu, kita selaku pemda memiliki semacam kompensasi yakni melalui kucuran anggaran pemerintah pusat. Seperti, penataan Danau Dendam Tak Sudah (DDTS). Dimana kita diminta mematangkan perencanaan, dan nantinya Kementerian PUPR yang menyelesaikan penataannya,” terang Rohidin.

Lanjutnya, untuk pembangunan infrastruktur jalan, baik kewenangan provinsi ataupun kabupaten/kota melalui dana Inpres tahap kedua.

“Kita sudah mengelist ruas jalan mana saja yang diusulkan untuk dibangun dengan dana Inpres. Untuk dana Inpres tahap kedua ini rencananya kita sepakati pada bulan depan,” jelas Gubernur.

Ditambahkan, pada APBD Provinsi Bengkulu yang terbatas, pihaknya fokus menangani infrastruktur yang belum terakomodir dana Inpres, termasuk juga program pemberdayaan masyarakat.

“Terkait pembangunan sudah kita bahas bersama BAPPENAS dan Kementerian PUPR, dan InsyaAllah segera ditindaklanjuti,” tukas Rohidin..(*da)

Pos terkait