Banyaknya Keluhan, Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Minta Pelayanan RSMY Dievaluasi

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi

Bengkulu||ISBCenter.com-Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu meminta jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk bisa mengevaluasi layanan yang ada di rumah sakit daerah M. Yunus (RSMY) Bengkulu.

Mengingat pihak legislative banyak sekali menerima keluhan dari masyarakat terkait pelayanan rumah sakit milik Pemprov Bengkulu ini.

Bacaan Lainnya

Sebagai contoh, kasus ada dua orang warga Kabupaten Kepahiang kecelakaan dengan kejadian pada malam Minggu, dan itu sudah dirujukan ke RSMY melalui sistem Sisrud, namun di sistem baru di buka jam 09.15 WIB hari Senin. Dengan itu sangat disayangkan terjadi demikian.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi mengaku telah menghubungi secara langsung direktur RSMY, namun masih ada kesibukan.

“Saya telepon ibu Direktur, beliau masih rapat, lalu saya hubungi Wakil Direktur bagian pelayanan  dan saya sampaikan keluhan tersebut. Malahan bukan saya mendapat jawaban yang memuaskan justru menjawab dengan emosional menyampaikan secara garis besar bahwa kita hanya punya ruang ICU sebanyak 7 ruangan, dan bagaimana mungkin bisa melayani. Sedangkan ICU disebutkannya punya 10 kabupaten/kota. Dengan itu maksud kita (DPRD,red) hal seperti ini perlu betul-betul dievaluasi oleh Gubernur,” sampai Edwar pada Jumat, (2/6/2023).

Edwar juga meminta pelayanan yang ada benar-benar dievaluasi, karena kejadian permasalahan layanan RSMY bukan hanya sekali.

“Kalau seperti yang ada kita kecewa betul jika pelayanan rumah sakit, tidak seperti yang diharapkan. Padahal kita di tahun ini juga akan dibuka pelayanan jantung, sementara penyakit yang ada saja tidak bisa diakomodir, apalagi membuka pelayanan lainnya,” jelasnya.

Selain itu dalam optimalisasi layanan RSMY sendiri, sebelumnya telah dialokasikan sekitar Rp 100 miliar pelayanan BLUD Rumah Sakit Umum M. Yunus Bengkulu. Dengan anggaran tersebut ia menyebut tidak mungkin tidak ada perubahan pelayanan RSMY lebih baik lagi. Apalagi keberadaan RSMY sudah terakreditasi A atau paripurna yang menandakan jika pelayanan sudah sangat baik.

“Hampir setiap kesempatan kita, kalau Rumah Sakit ini sudah terakreditasi tipe A atau paripurna yang berarti sudah bisa mengakomodir semua penyakit, namun nyatanya hingga saat ini masih ada keluhan pelayanan dari masyarakat,” sesalnya.

Lebih lanjut ia berharap persoalan dan permasalahan yang terjadi dapat dievaluasi oleh Gubernurm sehingga pelayanan rumah sakit yang ada benar-benar optimal serta mengakomodir semua kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan masalah ini menjadi perhatian khusus, dan masalah pelayanan rumah sakit  menyangkut pelayanan dasar yang menjadi perhatian bersama. Mungkin permintaan kita sedikit agak keras, tapi memang terpaksa harus disampaikan karena yang lebih keras lagi ketika masyarakat meminta bantuan kepada kita di lapangan,” pungkasnya.

Sementara hingga berita ini diturunkan pihak managemen RSMY Bengkulu belum memberikan keterangan dan no HP Direktur ketika dihubungi belum memberikan jawabannya..(*Rozi)

Pos terkait