Bengkulu||ISBCenter.com – Musim Kemarau yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu harus diwaspadai oleh masyarakat Bengkulu. Alasanya, musim kemarau yang terjadi saat ini sangat rentan terjadi kebakaran di lahan kering yang ada.
Seperti yang kejadian di kawasan Cagar Alam Danau Dusun Besar tepatnya di Jalan Air Nakau Kelurahan Surabaya Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, pada Senin (11/9/2023) lalu sekira pukul 10.00 WIB mengalami kebakaran lahan.

Akibatnya, warga yang diperkirakan berjumlah 90 keluarga yang berada di perumahan tersebut, langsung mengungsikan diri, karena asap yang sangat tebal masuk ke dalam rumah.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu Suimi Fales mengatakan, pada musim kemarau ini warga diminta untuk tidak bermain api di lahan kering.
“Ini kemarau panjang, untuk warga jangan sesekali bermain api dilahan kering yang nanti menimbulkan api dan kebakaran lahan,” imbuhnya pada Rabu, (13/9/2023).
Disisi lain pria yang akrab disapa Wan Sui ini mengharapkan, musim kemarau yang terjadi saat ini berdampak kepada kenaikan harga beras di Pasaran. Alasanya, kemarau panjang yang terjadi saat ini mengganggu produktivitas petani beras, dikarenakan ketersedian air yang terbatas di musim kemarau.
Karenanya, harga beras yang biasanya berkisar 50 rbu per 5 kg, saat ini mampu menembus 75 hingga 85 rbu per 5 kg. Oleh karena itu dikatakan, agar tidak teŕjadi kegaduhan di masyarakat terhadap kenaikan harga beras pemda diminta menggelar operasi pasar.
“Ini guna mengatasi ķeluhan di masyarakat. Karena dampak kenaikan beras ini membuàt gaduh di masyarakat apa lagi masyarakat menengah kebawah. Maka kita harapkan pemda segera menggelar operasi pasar,” ajaknya.
Lebih lanjut Suimi menambahkan pemda juga harus memberikan ketersediaan pompa air bagi para petani beras.
“Ya solusi kekeringan ini, Pemda juga diharapkan lebih cepat menyediakan pompa air agar para petani beras tidak susah dalam bertanam di areal persawahan,” pungkasnya..(*da)










