Bengkulu||ISBCenter.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Jawaban Gubernur Bengkulu atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kebijakan dan Strategi Daerah mengenai Sanitasi, Rabu (21/10).
Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Nandar Munadi yang mewakili Gubernur Bengkulu untuk menyampaikan jawaban eksekutif.
Jawaban gubernur ini merupakan bagian dari tahapan pembahasan Raperda antara pihak eksekutif dan legislatif guna menyelaraskan pandangan, masukan, serta rekomendasi fraksi-fraksi DPRD terhadap kebijakan strategis di bidang sanitasi.
Dalam jawaban yang disampaikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya dalam memperkuat kebijakan pembangunan sanitasi daerah.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen memperkuat kebijakan pembangunan sanitasi daerah agar lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, memperluas akses masyarakat terhadap layanan sanitasi yang layak, serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” kata Nandar saat menyampaikan jawaban.
Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi mengatakan rapat paripurna ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam merumuskan regulasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Pembahasan Raperda Sanitasi ini adalah wujud tanggung jawab kita bersama dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat terpenuhi. Kami di DPRD akan terus mengawal agar regulasi ini benar-benar implementatif dan menjawab persoalan sanitasi di lapangan,” ujar Sumardi.
Menurutnya, DPRD berharap pembahasan Raperda tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Sanitasi dapat berjalan optimal dengan mempertimbangkan berbagai masukan konstruktif dari seluruh fraksi DPRD.
“Dengan adanya regulasi yang komprehensif, kebijakan sanitasi di Provinsi Bengkulu diharapkan dapat dilaksanakan secara efektif, sekaligus menjadi landasan bagi peningkatan kualitas pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya..(*rz)










