Mukomuko||ISBCenter.com – Bupati Choirul Huda SH, bersama Wakil Bupati Rahmadi AB difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), serta Dinas Sosial Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan ke Kementerian Sosial dan diterima langsung oleh Wakil Menteri Sosial RI Bapak Agus Jabo Priono didampingi beberapa Deputi dan Dirjen serta Sekretariat Bersama Program Strategis Presiden Sekolah Rakyat.
Dalam pertemuan tersebut Bupati menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan sekolah rakyat yang kebetulan semua persyaratan teknis sudah terpenuhi.
” Mohon sekiranya pihak Kementerian Sosial dapat menjadikan Kabupaten Mukomuko sebagai prioritas tahun 2026 ini.” Jelas Choirul Huda
Selain itu, Bupati Mukomuko juga meminta dukungan pusat untuk memberikan program di Kabupaten Mukomuko karena dampak dari efesiensi anggaran ini, daerah agak kesulitan untuk mengalokasikan pendanaan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, maka dibutuhkan kolaborasi dengan para pihak, utamanya intervensi.
Dilanjutkan Pada hari Selasa 03 Maret 2026, Bupati Choirul Huda Mukomuko dan wakil bupati Rahmadi Mukomuko difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) dan dinas sosial Kabupaten Mukomuko melakukan pertemuan di Badan percepatan pengentasan kemiskinan RI di jakarta.
“Alhamdulillah diterima langsung oleh Bapak Budiman Sudjatmiko selaku kepala Badan Taskin RI yang didampingi beberapa Deputi dan Dirjen.” Ungkap kepala Bapperida Mukomuko Singgih Pramono MH yang mendampingi
Bupati Choirul Huda SH menyatakan kesiapan dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mukomuko terhadap pembangunan Sekolah Rakyat.
“Kami Pemerintah Kabupaten Mukomuko sangat mendukung penuh gagasan cerdas Bapak Presiden Prabowo untuk memuliakan warga kurang mampu melalui jalur pendidikan dengan konsep Pendidikan Gratis dan Boarding School”jelasnya
Beliau juga menekankan pentingnya program ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mukomuko Audiensi berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan teknis pembangunan Sekolah Rakyat dalam waktu dekat.
Dalam pertemuan tersebut, bupati dan wakil bupati menyampaikan beberapa persoalan pembangunan sarana prasarana yang berdampak pada kemiskinan didaerah.
Untuk itu, Bupati meminta kepada Badan Pengentasan Kemiskinan sekiranya dapat mengintervensi pembangunan daerah melalui badan pengentasan kemiskinan untuk mengkolaborasi dengan kementerian terkait. Sarpras jalan, jembatan dan pendidikan serta jalan menuju sentra produksi pertanian menjadi fokus utama dalam pembahasan tersebut.
Selain itu, bupati juga meminta adanya intervensi program terkait angka kemiskinan di Kabupaten Mukomuko yang menjadi area tugas
Dengan harapan jika hadirnya Sekolah Rakyat ini akan mampu memotong transmisi kemiskinan, yang menurutnya kemiskinan ini biasanya terjadi secara turun-temurun..(*Zul)










