Bengkulu||ISBCenter.com – Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKSAG) Kota Bengkulu tanam 50 pohon kelapa di kawasan Parawisata Pantai Panjang Kota Bengkulu. Yang didampingi langsung oleh dinas parawisata Kota Bengkulu. Selasa, 28 Oktober 2025.

Kegiatan tanam kelapa ini diinisiasi oleh BKSAG dan dihadiri oleh Para Rohaniwan Kristen Kota Bengkulu, Pengurus Persekutuan Pemuda Kristen Bengkulu (PPKB) serta dihadiri langsung okeh Plt. Kadispar Kota Bengkulu Ibu Nina Nurdin dan jajanannya.
“Kegiatan Tanam kelapa ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari sumpah pemuda yang jatuh pada hari selasa 28 Oktober 2025, sebagai memontum komitmen cinta tanah air”. Jelas Pdt.Yusak Wamin selalu ketua rombongan aksi.

Dalam kegiatan ini, Kadispar Kota Bengkulu menyamakan apresiasi atas kepedulian dan dukungan rohaniwan Kristen Kota Bengkulu yang tergabung dalam BKSAG. Selain itu beliau menyampaikan bahwa program Gempala (gerakan penanaman pohon kelapa) ini adalah satu program unggulan Walikota Dr. Dedy Wahyudi. Yang
bertujuan antara lain adalah untuk swasembada kelapa, menahan abrasi bibir pantai dan juga untuk memberikan sambutan hangat pada pengunjung parawisata Kota Bengkulu, baik wisatawan lokal, nasional bahkan internasional.. Sebab menurutnya buah pohon kelapa ini kedepan bebas dipetik oleh pengunjung pantai panjang.

“Atas nama pemerintah Kota Bengkulu, saya Plt. Kadispar Kota Bengkulu menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas dukungan para Pendeta rohaniwan Kristen di Kota Bengkulu. Gempala ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah Kota Bengkulu. Kita tahu bahwa kelapa ini sangat cocok dan berguna bagi masyarakat dan para wisatawan lokal, nasional dan bahkan internasional”. Ujar Nina Nurdin, Plt. Kadispar Kota Bengkulu.
lebih lanjut, Plt. Kadispar Kota Bengkulu Ibu Nina Nurdin berpesan kepada Pdt. Yusak W bersama rombongan rohaniwan Kristen agar ke depan selain menanam pohon Kelapa, BKSAG juga bisa menanam pohon lainnya di kawasan ini seperti alpukat, serta turut serta dalam menjaga tanamannya sampai berbuah. BKSAG juga bisa membuat Gazebo atau tempat istirahat.

“kami harapkan BKSAG bukan hanya bisa nanam pohon Kelapa, tapi juga pohon yang lain dikawasan ini, ini lokasinya BKSAG dan tentu dapat juga merawatnya”. Ujar Ibu Nina sambil berkelakar.
Sementara itu, ketua BKSAG Pdt. Yusak Wamin, S.Th mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon kelapa ini adalah bagian dari salah satu bentuk dukungan umat Kristen di Kota Bengkulu untuk program Walikota Bengkulu.
“kami umat Kristen Kota Bengkulu yang diwakili oleh seluruh Pendeta dan pengurus PPKB sesuai dengan komitmen organisasi dan anjuran firman Tuhan dalam Alkitab, harus dukungan program pemerintah, apalagi programnya sangat bagus dan realistis seperti tanam kelapa. Ini program cinta tanah air. Sain itu kami juga berkomitmen menjaga kelapa yang kami tanam tadi, seperti yang disampaikan oleh Plt Kadispar, jangan hanya menanam tapi juga merawat”. Jelas Pdt. Yusak W (ketua BKSAG)
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penanaman pohon kelapa di sepanjang kawasan Pantai Panjang akan menjadi daya tarik wisata sekaligus bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan komunitas keagamaan dalam membangun Bengkulu.
“Selain memperindah kawasan wisata, ini juga menjadi simbol persatuan lintas komunitas dalam menjaga bumi kita bersama sebagaimana isi sumpah pemuda 28 Oktober. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. Pada kesempatan kali ini, BKSAG menanam 50 bibit pohon kelapa dan nanti kami akan bicarakan lagi dalam kepengurusan BKSAG untuk tindakan lanjut perawatan dan pembuatan lokasinya peristirahatan kecil untuk umat Kristen” tambahnya.
Sementara itu, menurut Pdt. Henry Tan sekretaris BKSAG Kota Bengkulu, mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program Wali Kota Bengkulu melalui aksi nyata di lapangan.
“Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota BKSAG atau seluruh gereja se-kota Bengkulu. Kegiatan gerakan menanam pohon kelapa ini dalam rangka mendukung salah satu program dari Pemerintah Kota Bengkulu,” Ujarnya.
Melalui program GEMPALA, diharapkan kawasan Pantai Panjang semakin hijau, teduh, dan menjadi destinasi wisata unggulan yang membanggakan bagi Kota Bengkulu.(*Rozi )










