BPS, Bulan Juni 2023 Inflasi Bengkulu 3,66 Persen

Ketua BPS Bengkulu, Win Rizal

Bengkulu||ISBCenter.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu melaporkan angka inflasi tahun ke tahun Kota Bengkulu pada bulan Juni 2023 sebesar 3,66 persen dengan indeks harga konsumen atau IHK sebesar 114,98. Angka inflasi ini lebih rendah dibanding dengan Juni 2022 yang tercatat sebesar 4,95 persen.

Laju inflasi tahun kalender Juni 2023 sebesar 1,59 persen juga lebih rendah dari bulan Juni 2022 dengan laju inflasi sebesar 3,81 persen. Begitu juga dengan inflasi bulan Juni 2023 sebesar 0,21 persen, lebih rendah dari Juni 2022 yang mengalami inflasi sebesar 0,60 persen.

Bacaan Lainnya

BPS menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknnya indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,46 persen; kelompok pakaian dan alas kaki 2,49 persen; kelompok perumahan, listrik, air, dan bahan bakar rumah tangga 1,49 persen.

Kemudian, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,90 persen; kelompok kesehatan 3,78 persen; kelompok transportasi 12,42 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,28 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 2,33 persen; kelompok pendidikan 3,57 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 2,63 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,90 persen.

Ketua BPS Bengkulu, Win Rizal, dalam siaran persnya kepada RRI mengatakan, perkembangan harga berbagai komoditas di Kota Bengkulu pada Juni 2023 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Komoditas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi y-0n-y pada Juni 2023, antara lain adalah bensin, rokok kretek filter, beras, mobil, tarif kendaraan travel, solar, angkutan dalam kota, sepeda motor, angkutan udara, dan pemeliharaan atau servis.

“Sedangkan komoditas yang memberikan andil atau sumbangan deflasi tahun ke tahun, antara lain cabai merah, bawang merah, minyak goreng, ikan dencis, jeruk, cabai rawit, udang basah, cabai hijau, seng, dan besi beton,’ sebur Win Rizal.

Sementara komodintas yang dominan memberikan andil atau sumbangan inflasi secara bulan ke bulan atau m-to-m pada Juni 2023 antara lain adalah cabai merah, bahan bakar rumah tagga, telur ayam ras, kangkung, beras, bayam, tering, angkutan udara, sawi putih dan sawi hijau. Sementara pengendali besarnya inflasi dipengaruhi denga turunnya harga bensin, air kemasan, jengkol, popok bayi sekali pakai, ikan dencis, obat dengan resep, emas perhiasan, ikan tuna dan ikan kape-kape.

Win Rizal menandaskan, dari 24 kota di Sumatera yang dipantau BPS, semua mengalami inflasi. Dengan angka inflasi 3,66 persen, Kota Bengkulu menempati peringkat kedua. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sibolga, Sumatera Utara sebesar 3,88 persen. Sedang yang terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,01 persen.

“Kalau tingkat inflasi bulan ke bulan, kota Bengkulu inflasinya 0,21 persen. Dari 24 kota se Sumatera yang dipantau BPS, 22 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi Sibolga sebesar 0,62 persen. Sementara yang terendah kota Metro sebesar 0,01 persen. Sedang deflasi terjdi di Padang dan Tanjung Panda sebesa 0,03 persen,” tandas Win Rizal..(*Rozi)

Pos terkait