Ciamis||ISBCenter.com – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Ciamis dalam beberapa hari terakhir menyebabkan bencana banjir di sejumlah titik, khususnya di Kecamatan Lakbok dan Purwadadi.(01/06/2025)
Ratusan hektare lahan pertanian dan rumah warga terendam, sementara ratusan kepala keluarga terdampak langsung akibat meluapnya Sungai Citanduy dan Sungai Ciseu’eul.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ciamis, banjir di Kecamatan Lakbok menggenangi sedikitnya 839 hektare sawah dan berdampak pada 164 kepala keluarga.
Di sisi lain, sebanyak 2.511 kepala keluarga pemilik lahan pertanian turut terdampak banjir yang tersebar di tujuh desa di dua kecamatan tersebut.
Tak tinggal diam, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, langsung turun ke lapangan meninjau kondisi warga yang terdampak. Meskipun hari libur, pada Minggu (1/6/2025), Bupati menyambangi 14 desa yang berada di wilayah Kecamatan Lakbok dan Purwadadi.

Dalam kunjungannya, Bupati Herdiat menekankan pentingnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Ia secara langsung menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan untuk memastikan seluruh warga, baik yang mengungsi maupun yang bertahan di rumah masing-masing, mendapatkan akses layanan medis yang optimal.
Apalagi disampaikan Bupati Herdiat bahwa dampak banjir ini menyebabkan banyak warga yang terserang berbagai penyakit, seperti diare, infeksi kulit (gatal-gatal), dan penyakit lainnya yang berpotensi menyebar di lokasi pengungsian.
Sebagai bentuk respons, Bupati Herdiat memberikan bantuan berupa kaporit untuk membantu masyarakat membersihkan air dan mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut.

“Saya sudah instruksikan kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama.
Obat-obatan harus tersedia, dan petugas medis harus terus memantau kondisi kesehatan para pengungsi, terutama anak-anak, ibu hamil, dan lansia,” tutur Bupati Herdiat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga mengunjungi posko pengungsian yang telah didirikan di sejumlah titik aman.
Bupati ciamis Herdiat berdialog langsung dengan warga yang terdampak, memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi, termasuk logistik, air bersih, serta layanan kesehatan.
“Penanganan pasca banjir harus benar-benar terkoordinasi dengan baik. Jangan sampai muncul bencana kesehatan setelah bencana alam. Pemerintah akan terus hadir untuk masyarakat,” tegas Herdiat.
Sementara itu, BPBD Ciamis bersama TNI, Polri, dan relawan terus bekerja keras melakukan evakuasi, pendataan, dan distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak.
Cuaca yang masih mendung membuat pemerintah daerah tetap siaga terhadap kemungkinan banjir susulan.
Warga diminta tetap waspada dan mematuhi arahan dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.(*ILham)










