Diduga Pungli Salah Satu SD Di Mukomuko, Biaya Perpisahan Sekolah Terlalu Besar

Terindikasi Bearoma Pungli dalam Biaya Perpisahan Sekolah

Mukomuko||ISBCenter.com – Acara perpisahan di sekolah pada saat akhir tahun ajaran, diduga masih jadi ajang pungli bagi pihak sekolah.

Hal ini dilihat dari salah satu postingan di media sosial Facebook yang bernama Eri S memposting anggaran perpisahan, namun dalam catatan tersebut hanya bertulisan kegiatan dan pembiayaan yang tidak tercantum tanda tangan dan tidak ada cap.

Dalam postingan di media sosial Facebook tersebut yang mempertanyakan “Sangat miris sekali , negeri ini nggak ada nama SD, juga nggak ada alamat dan bertuliskan mohon Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko ini di tinjau ulang di SD Kecamatan Lubuk Pinang, demikian tidak ada pertanggung jawabkan semua ini , hanya di bebankan kepada wali murid”.

Terlihat dalam catatan tersebut adanya dugaan pungutan liar (pungli) yang di lakukan pihak sekolah kepada para orang tua murid kelas enam dengan dalih acara perpisahan. Selasa (14/5/2024).

Menurut salah seorang dalam komentar tersebut ada yang menyebutkan dana perpisahan yang diminta sejumlah ada Rp 350 ribu, Rp 700 ribu, Rp 450 ribu dan Rp 500 ribu per siswa itu dinilai cukup besar sementara anaknya akan perlu biaya lagi untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya.

pungutan tersebut tidak disampaikan dengan surat resmi hanya melalui selembar kertas yang tidak bertanda tangan dan Cap.

Adapun daftar kegiatan dalam catatan tersebut sebagai berikut.

1.Untuk kenang kenangan Rp 100.000
2.Untuk perpisahan Rp 185.000
3.Penulisan Ijazah. Rp 20.000
4.Sampul Map/Ijazah. Rp. 30.000
5.Photo Copi Ijazah dan Pres Ijazah Rp 15.000

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mukomuko saat di konfirmasi mengatakan untuk permasalahan pembiayaan perpisahan konfirmasi saja kepada sekolah sekolah yang bersangkutan.(Zul)

Pos terkait