Dugaan Korupsi PT Merapi Utama Pharma: Aliansi Pelajar Mahasiswa Riau Desak Kejaksaan Tinggi Riau Periksa Pimpinan Cabang dan Direktur Utama

PT Merapi Utama Pharma:

Riau||ISBCenter.com – Dugaan kasus korupsi yang melibatkan Direktur Utama PT Merapi Utama Pharma kembali mencuat. Kali ini, kasus tersebut terkait dengan pengadaan obat-obatan dalam kerjasama perusahaan farmasi tersebut dengan pemerintah di bidang kesehatan di Provinsi Riau dan Kabupaten Siak.

Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa Direktur Utama PT Merapi Utama Pharma dan pimpinan Cabang Pekanbaru, diduga terlibat dalam praktik korupsi pada proyek pengadaan obat-obatan yang disalurkan ke instansi pemerintah daerah. Dugaan ini mencuat setelah adanya laporan yang mengungkapkan adanya penyimpangan anggaran dalam kegiatan pengadaan obat yang tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Menanggapi hal ini, Aliansi Pelajar Mahasiswa Riau (APEMARI) menyampaikan protes keras terhadap dugaan tindak pidana korupsi tersebut. Mereka mendesak agar Kejaksaan Tinggi Riau segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang terlibat, khususnya pimpinan cabang PT Merapi Utama Pharma di Pekanbaru dan Direktur Utama.

“Kami sangat prihatin dengan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan kesehatan masyarakat. Pengadaan obat-obatan adalah salah satu sektor yang sangat penting, dan bila ada penyimpangan, itu akan berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan di Riau dan pemerintah daerah. Oleh karena itu, kami meminta Kejaksaan Tinggi Riau untuk segera memeriksa Direktur Utama PT Merapi Utama Pharma dan pengurus cabang pekanbaru” ujar Kordum Aliansi Pelajar Mahasiswa Riau Surya Nasution.

Menurut APEMARI, dugaan korupsi ini melibatkan proyek-proyek yang disalurkan untuk kebutuhan pemerintah di Provinsi Riau dan Kabupaten Siak yaitu OPD Dinas Kesehatan, yang mana pengadaan obat-obatan ini sangat vital untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Mereka menilai adanya kelebihan bayar dalam proses pengadaan yang patut dicurigai sebagai tindakan manipulatif.

Pihak Kejaksaan Tinggi Riau hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan penyelidikan yang disampaikan oleh APEMARI. Namun, masyarakat dan sejumlah lembaga masyarakat lainnya berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan tidak dibiarkan begitu saja.

Kasus ini semakin menarik perhatian publik, mengingat sektor kesehatan yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam pengelolaan anggaran negara dan daerah. Dugaan korupsi yang terjadi dapat merugikan masyarakat luas, terutama di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Riau dan Kabupaten Siak.

Kasus ini semakin menarik perhatian publik, mengingat sektor kesehatan yang seharusnya menjadi prioritas utama dalam pengelolaan anggaran negara dan daerah. Dugaan korupsi yang terjadi dapat merugikan masyarakat luas, terutama di tengah upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Provinsi Riau dan Kabupaten Siak. Menanggapi hal ini, Aliansi Pelajar Mahasiswa Riau menyatakan akan turun ke jalan untuk menggelar aksi protes, sambil mendesak agar PT Merapi Utama Pharma segera diblacklist dari seluruh proyek yang melibatkan pemerintah daerah di Provinsi Riau.

Terpisah saat pimpinan cabang pekanbaru Sony Purwanto saat dihubungi tim media isbcenter.com tidak memberikan penjelasan yang panjang.

“Untuk hal ini tidak ada komentar” ujar sony purwanto. (*TI)

Pos terkait