Bengkulu||ISBCenter.com-Apoteker mempunyai peran penting dan menjadi bagian tak terpisahkan dalam sistem membangun kesehatan nasional. Sebagai tenaga profesional, apoteker dipandang perlu hadir di tengah-tengah masyarakat, bukan hanya sekedar memberikan resep, namun juga memberikan edukasi dan melakukan upaya preventif.
Selain itu, apoteker juga mempunyai peran dalam menjamin ketersediaan obat yang bermutu dan jumlah stok obat yang harus di siapkan berdasarkan penyakit yang dominan di suatu daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Provinsi Bengkulu masa bakti 2022-2026. Sekaligus membuka Rakerda dan talkshow Kefarmasian, di Gedung Balai Raya Semarak Bengkulu, Sabtu (4/3).
“Saya harap kinerja Apoteker Bengkulu semakin baik ke depan. Saya juga dapat laporan dari Rumah Sakit, 5 sampai 6 miliar kadang kadang obat kadaluarsa yang tidak termanfaatkan,” ungkapnya..(**RH)










