Kuansing||ISBCenter.com – Festival Pacu Jalur 2026 dipastikan akan menghadirkan suasana yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Selain menyuguhkan perlombaan jalur yang menjadi tradisi budaya masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), festival tahun ini juga akan diramaikan dengan kegiatan religi bertajuk “Kuansing Bersholawat” yang menghadirkan penyanyi religi ternama Indonesia, Hadad Alwi.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Lapangan Astaka MTQ Tingkat Provinsi Riau, kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Lokasi yang berada di tepi Sungai Kuantan itu diperkirakan akan dipadati ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kuansing maupun daerah sekitar.
Ketua Festival Pacu Jalur (FPJ) Kuansing, Andi Cahyadi, membenarkan bahwa Hadad Alwi dipastikan hadir setelah panitia mencapai kesepakatan dengan pihak manajemen artis tersebut.
“Terkait kehadiran Hadad Alwi sudah oke, dan kita sudah deal dengan manajemennya,” kata Andi Cahyadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (29/7/2026).
Menurut Andi, kehadiran Hadad Alwi menjadi salah satu rangkaian utama Festival Pacu Jalur 2026 yang sengaja dipersiapkan untuk memberikan warna baru pada perhelatan budaya terbesar di Provinsi Riau tersebut. Selain menjadi hiburan bernuansa islami, kegiatan sholawat bersama diharapkan menjadi momentum mempererat ukhuwah serta meningkatkan semangat kebersamaan masyarakat.
Ia mengatakan, panitia saat ini terus mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis pelaksanaan, pengamanan, maupun koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Festival Pacu Jalur merupakan agenda budaya tahunan yang menjadi ikon Kabupaten Kuantan Singingi. Setiap penyelenggaraannya, festival ini selalu menarik perhatian puluhan ribu pengunjung, wisatawan, perantau, hingga tamu dari berbagai daerah bahkan mancanegara untuk menyaksikan kemegahan tradisi pacu jalur di Tepian Narosa.
Dengan hadirnya Hadad Alwi dalam kegiatan “Kuansing Bersholawat”, panitia berharap Festival Pacu Jalur 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan serta memperkaya rangkaian kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
Panitia mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan seluruh rangkaian Festival Pacu Jalur 2026 serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga perhelatan budaya kebanggaan masyarakat Kuansing ini dapat berjalan dengan aman, meriah, dan meninggalkan kesan positif bagi seluruh pengunjung..(*adv/yh)










