Hari Ketiga Belajar Bersama di Museum diajari Tentang Menyamak Kain Yang Berlubang

Hari Ketiga Belajar Bersama di Museum diajari Tentang Menyamak Kain Yang Berlubang

Riau||ISBCenter.com – Dalam rangka meningkatkan minat dan apresiasi siswa terhadap sejarah dan kebudayaan daerah serta mensosialisasikan Museum Sang Nila Utama sebagai salah satu daya tarik wisata sejarah dan budaya di Provinsi Riau, UPTD Museum Sang Nila Utama dan Taman Budaya Provinsi Riau menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum dari tanggal 28-31 Oktober 2024.

Hari Ketiga Belajar Bersama di Museum diajari Tentang Menyamak Kain Yang Berlubang

 

Bacaan Lainnya

Pada hari ketiga kegiatan belajar bersama di museum mengambil materi tentang Menyamak Kain Yang Berlubang.

Konservator museum Wulan mengatakan perawatan kain secara berkala identifikasi kondisi koleksi, setelah itu petugas mencatat keadaan koleksi, misalnya warna kusam dan pudar, kain sudah rapuh, sobek karena terlipat, banyak benang terlepas, ada noda di bagian atas, dan ada lubang kecil di bagian pinggir.

Setelah itu petugas memberikan rekomendasi “perawatan tingkat dasar dan perawatan tingkat lanjut untuk pembersihan debu dan restorasi lubang yang sobek”.

Yang membutuhkan banyak waktu dan ketelitian adalah pemulihan atau perbaikan. Menjahit kembali dan memberikan kain support pada bagian belakang kain, tentu menuntut ketelitian dan kehati-hatian.

“Menjahit koleksi kain yang berlubang harus hati hati, karena tingkat umur kain yang sangat tua usianya menyebabkan kain bisa saja rapuh, maka butuh keahlian tersendiri untuk bisa menyamak kain koleksi,” jelasnya

Kita berharap siswa-siswa bisa lebih mencintai museum serta koleksi warisan budaya khususnya di Provinsi Riau, karena siswa-siswi adalah ujung tombak masa depan negara ini.

“Semoga dengan ilmu yang kami berikan lebih menambah semangat siswa untuk lebih mencintai dengan belajar mengenai sejarah sejarah koleksi dan bagaimana cara merawat koleksi,” tutupnya..(*Adv/Ind)

Pos terkait