Hari Terakhir Belajar Bersama di Museum diajari Teknik Lem Koleksi Pecah

Hari Terakhir Belajar Bersama di Museum diajari Teknik Lem Koleksi Pecah

Riau||ISBCenter.com – Dalam rangka meningkatkan minat dan apresiasi siswa terhadap sejarah dan kebudayaan daerah serta mensosialisasikan Museum Sang Nila Utama sebagai salah satu daya tarik wisata sejarah dan budaya di Provinsi Riau, UPTD Museum Sang Nila Utama dan Taman Budaya Provinsi Riau menggelar kegiatan Belajar Bersama di Museum dari tanggal 28-31 Oktober 2024.

Hari Terakhir Belajar Bersama di Museum diajari Teknik Lem Koleksi Pecah

Pada hari hari terakhir belajar bersama di museum mengambil materi tentang Teknik memasang lem pada koleksi yang pecah.

Bacaan Lainnya

Konservator museum Wulan mengatakan perawatan koleksi guci atau bahan lainnya yang pecah bisa dilakukan dengan lem khusus. tetapi sebelum dilakukan perbaikan dengan menggunakan lem perlu diidentifikasi kondisi koleksi apakah bisa dilakukan perbaikan dengan menggunakan lem apa tidak gunanya untuk menghindari kerusakan pada koleksi yang lebih parah lagi.

“Setelah itu petugas memberikan rekomendasi bisa dilakukan teknik dengan lem untuk memperbaiki barang koleksi, maka kita bisa dilakukan perbaikan dengan hati hati sekali,” jelasnya.

Hari Terakhir Belajar Bersama di Museum diajari Teknik Lem Koleksi Pecah

Dihari terakhir ini disamping teknik lem koleksi yang pecah, para siswa juga banyak diajarkan tentang sejarah benda koleksi dan asal usul daerah mana saja koleksi tersebut, tujuannya agar siswa lebih memahami tentang benda warisan sejarah yang ada di mueseum.

Hari Terakhir Belajar Bersama di Museum diajari Teknik Lem Koleksi Pecah

Disisi lain Ketua Pelaksana yang juga Kepala UPT Museum Sang Nila Utama dan Taman Budaya Tengku Leni Rahayu, S.Sos mengatakan terimakasih banyak atas partisipasi pihak sekolah, pendamping dan tentunya para siswa/siswi, semoga ke depan kegiatan ini terus berlanjut dan dengan kegiatan ini menumbuhkan para siswa lebih mencintai Museum Sang Nila Utama Provinsi Riau.

“Terimakasih kepada para siswa, pendamping dan pemandu Museum Sang Nila Utama, atas kerjasam dan partisipasinya acara ini bisa sukses, dan kedepan kita akan buat kembali kegiatan serupa untuk menumbuhkan kecintaan anak muda khususnya para siswa kepada Museum Sang Nila Utama,” tutupnya..(*Adv/Ind)

Pos terkait