Ibadah Perdana Merah Putih, 49 ASN Kristiani Pemprov Bengkulu Antusias Beribadah

Pdt. Yusak, S. Th

Bengkulu||ISBCenter.com – Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai pelaksanaan ibadah perdana Persekutuan Doa Merah Putih bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kristiani di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Kegiatan bersejarah ini merupakan pertemuan pertama sejak wadah tersebut resmi dibentuk dan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Bengkulu.

Ibadah Perdana Merah Putih, 49 ASN Kristiani Pemprov Bengkulu Antusias Beribadah

Sebanyak 49 orang ASN hadir dengan penuh semangat dan antusias di Aula Bapelkes Provinsi Bengkulu, pada Jumat (13/03) siang, mulai pukul 11.00 WIB hingga 12.30 WIB.

Membangun Bengkulu dengan Iman dan Integritas, Dalam kesempatan yang sangat berharga ini, pelayanan Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Pdt. Yusak, S. Th dengan mengangkat tema yang sangat relevan, yaitu “Etos Kerja Kristiani”, yang didasarkan pada kitab Kolose 3:23.

Ibadah Perdana Merah Putih, 49 ASN Kristiani Pemprov Bengkulu Antusias Beribadah

Pdt. Yusak membuka renungannya dengan sebuah analogi yang menyentuh hati tentang seorang tukang yang membangun rumah di pedesaan. Beliau menegaskan bahwa bekerja bukan sekadar mencari upah, melainkan membangun sesuatu yang kokoh, aman, dan memberkati.

“Setiap tugas yang kita kerjakan sebagai ASN, bukan hanya bagian dari daftar pekerjaan melainkan bagian penting dari fondasi pembangunan Bengkulu dan kesejahteraan rakyat yang kita sayangi,” ujar Pdt. Yusak.

Makna Etos Kerja Kristiani, Etos Kerja Kristiani didefinisikan sebagai prinsip kerja yang berakar pada keyakinan bahwa Tuhan adalah Pemilik segalanya. Pekerjaan dilakukan bukan karena diawasi atasan, melainkan karena kesadaran bahwa kita bekerja untuk Tuhan dan melayani sesama.

Pdt. Yusak memaparkan empat pilar utama Etos Kerja Kristiani:

1. Kesetiaan dan Tanggung Jawab dalam setiap amanah.
2. Integritas dan Kejujuran tanpa menyalahgunakan wewenang.
3. Kerjasama dan Kasih antar rekan kerja dan dalam melayani masyarakat.
4. Memberikan yang Terbaik sebagai wujud hormat kepada Tuhan.

Meneladani Pola Kerja Yesus, Lebih dalam lagi, beliau mengajak seluruh hadirin untuk mencontek pola kerja Yesus yang sempurna:

– Memiliki mentalitas pelayan, bukan penguasa.
– Fokus pada kesejahteraan dan kebaikan orang lain, selaras dengan visi misi daerah.
– Setia menunaikan tugas sampai selesai dengan sempurna.
– Selalu menguatkan diri dengan doa dan ketergantungan pada Tuhan.

“Pekerjaan sekecil apa pun, jika dilakukan untuk menghormati Tuhan, merupakan bentuk ibadah yang berharga. Jadilah terang dan garam di lingkungan kerja masing-masing,” tegas Pdt. Yusak dalam penyampaiannya.

Lancarnya Pelayanan Ibadah, Ibadah perdana ini berjalan dengan sangat khidmat dan tertib didukung oleh tim pelayan yang melayani dengan segenap hati:

– Pengkhotbah: Pdt. Yusak, S. Th
– Pemimpin Ibadah: Sdr. Yokanan
– Penyanyi: Ibu Bie Hutauruk & Cs
– Doa Syafaat: Pdt. Raswanto, S. Th
– Doa Berkat: Pdt. Yusak, S. Th
– Warta Persekutuan: Bapak Wasinton Silalahi

Di penghujung acara, disampaikan arahan dan penyemangat oleh Bapak Desmon Siboro selaku Pembina Persekutuan, yang mengapresiasi kehadiran dan semangat seluruh ASN Kristiani dalam menjaga kebersamaan dan iman.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan foto dokumentasi, meninggalkan semangat baru bagi para ASN untuk berkontribusi maksimal dalam membangun Provinsi Bengkulu yang lebih baik, bekerja dengan hati, dan melayani dengan takut akan Tuhan..(rz)

Pos terkait