Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Bupati Bengkulu Selatan H. Rifai Tajuddin turun langsung ke lokasi pohon beringin raksasa yang tumbang menutup Jalan Lintas Sumatera di kawasan Tebing Lubuk Manau, Senin (13/7/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bengkulu Selatan itu untuk memastikan proses evakuasi berjalan cepat dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh instansi terkait.
Setibanya di lokasi, Rifai langsung memantau jalannya pembersihan material pohon yang sempat melumpuhkan total arus kendaraan. Ia menyebut, begitu menerima laporan kejadian, Pemkab Bengkulu Selatan segera bergerak cepat berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Satpol PP dan Damkar, TNI, Polri, hingga PLN agar akses jalan vital itu bisa segera dibuka.
“Alhamdulillah jalan sudah kembali bisa dilalui, meskipun masih diberlakukan sistem buka tutup,” ujar Rifai.
Berdasarkan keterangan di lapangan, tumbangnya pohon beringin berukuran besar tersebut diduga dipicu kebakaran yang sebelumnya melanda bagian batang. Meski api di permukaan sudah berhasil dipadamkan petugas, bara di dalam batang masih menyala dan menggerogoti struktur pohon hingga akhirnya roboh. Peristiwa itu turut menyebabkan gangguan jaringan listrik dan merusak enam unit sepeda motor milik warga yang terparkir di sekitar lokasi.
Guna mengurai kemacetan panjang, Bupati Rifai mengimbau masyarakat untuk sementara memanfaatkan jalur alternatif melalui Jalan Dua Ayu selama proses evakuasi berlangsung.
Rifai menambahkan, proses evakuasi terpaksa dihentikan menjelang sore hari karena sejumlah kendala di lapangan. Kondisi lokasi yang minim penerangan serta padamnya aliran listrik membuat pekerjaan tidak memungkinkan dilanjutkan pada malam hari.
Pembersihan sisa material pohon dijadwalkan kembali dilanjutkan hari ini Selasa (14/7/2026) pagi. Sementara itu, Kepala DLHK Bengkulu Selatan Erwin Muchsin menyampaikan pihaknya telah mengerahkan empat unit armada truk untuk mempercepat pengangkutan potongan batang dan ranting ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kayu Arau.
Hingga Senin sore, tim Satpol PP dan Damkar masih terus melakukan penyiraman pada batang pohon yang tumbang. Langkah ini dilakukan karena bara api di bagian dalam batang masih mengeluarkan asap dan berpotensi menyala kembali jika tidak ditangani.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintas di kawasan Tebing Lubuk Manau. Masyarakat diminta mematuhi arahan petugas di lapangan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan hingga pembersihan material pohon benar-benar tuntas..(*1dn)










