Bengkulu Selatan||ISBCenter.com – Bursa calon Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Jeranglah Tinggi mulai memanas. Salah satu putra asli desa, Jisarman, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam PAW Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jeranglah Tinggi yang akan digelar pada 23 September 2026 mendatang.
Kepastian maju Jisarman menjadi angin segar bagi masyarakat Jeranglah Tinggi yang tengah membutuhkan sosok pemimpin baru. Pasalnya, jabatan Kepala Desa sebelumnya kosong setelah kades definitif diberhentikan karena terjerat kasus korupsi dana desa.
Jisarman sendiri bukan orang baru di dunia pemerintahan. Ia merupakan pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai Kasie Pemerintahan di Kecamatan Manna Pemkab Kabupaten Bengkulu Selatan. Selama masa aktifnya, ia sudah malang melintang mengurus administrasi dan pemerintahan desa, sehingga dinilai sangat memahami tata kelola desa yang baik dan bersih.
“Saya adalah putra asli Jeranglah Tinggi. Di masa pensiun ini, saya ingin mengabdikan sisa waktu dan tenaga saya sepenuhnya untuk masyarakat di tanah kelahiran saya,” ujar Jisarman saat ditemui, Sabtu (23/8).
Alasan utama yang mendorongnya untuk maju adalah rasa keprihatinan mendalam melihat kondisi Desa Jeranglah Tinggi saat ini. Menurutnya, sejak kejadian tersandungnya kades sebelumnya akibat korupsi, kondisi desa menjadi sangat memprihatinkan dan pembangunan menjadi stagnan.
“Saya sangat prihatin. Desa kita butuh pemulihan, butuh transparansi, butuh kepercayaan kembali dari masyarakat. Dana desa itu harusnya untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi. Saya maju karena ingin membenahi itu,” tegasnya.
Dengan pengalaman birokrasi dan statusnya sebagai putra asli desa, Jisarman bertekad untuk membawa Jeranglah Tinggi ke arah yang lebih baik, dengan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.
Pilkades Jeranglah Tinggi pada 23 September 2026 mendatang diprediksi akan menjadi momentum penting bagi warga untuk menentukan arah masa depan desanya..(*1dn)










