Bengkulu Selatan||ISBCenter.com-Terkait berita di salah satu media online beberapa waktu yang lalu bahwa diduga ada penyimpangan dalam pekerjaan di pembangunan jembatan dan pembukaan jalan menuju pemakaman di Desa Pino Baru Kecamatan Air Nipis Bengkulu Selatan yang menelan anggaran sebesar Rp. 320.771.000 bersumber dari Dana Desa ( DD) tahun anggaran 2023.
Media ISBCenter.com mencoba menulusuri kebenaran tentang pekerjaan tersebut dan menemui Kepala Desa Pino Baru dan langsung terjun ke lokasi pekerjaan tersebut, Jum’at (21/4/2023).

Dari pantauan media ini bahwa progress pekerjaan tersebut sudah hampir 85 %. dan untuk jembatan sudah bisa dilalui oleh para peziarah menuju makam seperti terlihat satu hari seblum lebaran ini.
Dalam penyampaian ke media ini Kades Pino Baru Kecamatan Air Nipis “KURMIN” mengatakan bahwa pembangunan Jembatan dan Pembukaan Jalan ini sudah lama diusulkan masyarakat, tapi karena terkendala dengan situasi covid-19 baru tahun anggaran 2023 ini bisa dilaksanakan.
“Pekerjaan Jembatan dan pembukaan Jalan menuju makam ini memang atas usulan masyarakat yang diusulkan dalam musyawarah Desa dan disetujui dalam APBDes, dan memang pekerjaan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Kades Kurmin.
Dalam pembangunananya lanjut kades, berdasarkan RAB dan Gambar yang ada dan selama pekerjaan tidak ada penyimpangan yang terjadi dilapangan, seperti diberitakan dalam pekerjaan pengecoran tidak memakai mesin pengaduk (molen) itu tidak benar karena dalam proses pengecoran kami menggunakan molen, dan bahan yang dipakai adalah campuran semen, batu pecah (Split) dan pasir. itu adalah dugaan yang tidak berdasar pabila mengatakan ada penyimpangan karena semua pekerjaan selalu mengacu kepada aturan yang ada dan terbuka dan terbukti sesuai dengan dokumentasi yang ada.
“Itu adalah pembohongan publik pabila mengatakan pekerjaan pembangunan jembatan dan pembukaan jalan menuju makam diduga ada penyimpangan karena semua prosedur sampai ke pembangunan sudah sesuai dengan aturan yang ada semua dokumentasi pekerjaan selalu ada,” Lanjut Kurmin.
Mengenai Tenaga kerja bahwa kita menunjuk kepala tukang dari luar desa itu sudah melalui rapat desa, dan dalam rapat desa bahwa disetuji bahwa kepala tukang di datangkan khusus orang luar desa yang spesialis tentang pembangunan jembatan, ini semua dilakukan karena pekerjaan jembatan ini memerlukan tenaga yang spesifik, tapi dalam proses pengerjaannya tetap kita menggunakan masyarakat desa.
“Proses Pengerjaan dan pemilihan kepala tukang sudah melalui musyawarah desa, dan itu semua sudah disetujui dengan catatan tenaga kerjanya adalah masyarakat Desa Pino Baru,” pungkas Kurmin.

Disisi Lain Kepala Tukang Pekerjaan Jembatan dan Pembukaan Jalan menuju makam membenarkan bahwa dia selaku kepala tukang akan tetapi dalam pelaksanaan pekerjaan seluruh anggota pekerja kami tetap memanfaatkan tenaga masyarakat setempat.
“Dalam proses pengerjaannya kami selalu menggunakan tenaga masyarakat setempat,” ujar Tardi selaku kepala tukang.
Dilain tempat tokoh muda masyarakat Bengkulu Selatan Indarmen Syukur, ST yang berada dilokasi pekerjaan mengatakan bahwa keseluruhan pekerjaan diyakini sudah sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar dan RAB. dan memang benar dalam setiap pembangunan jembatan itu harus tukang yang memang betul sepesifik untuk pekerjaan jembatan dan tidak bisa semabarang tukang. kita patut bersyukur dalam pemanfaatan Dana Desa Pemdes Pino baru telah mewujudkan cita-cita masyarakat untuk membangun jembatan dan pembukaan jalan menuju makam, karena ini akan mempermudah masyarakat dalam proses pemakaman nantinya.
“Sepajang yang saya lihat dan analisa saya bahwa pekerjaan jembatan ini baik-baik saja, dan apabila memang ada penyimpngan nantinya atau tidak sesuai dengan RAB pasti akan ketemu didalam audit akhir pekerjaan,” tutup Indarmen Syukur, ST..(**AH)










